Waspada Ekstensi Chrome, Riwayat Pencarian Pengguna Bisa Dipantau
Peneliti menemukan 319 ekstensi Chrome yang mengalihkan pencarian melalui server perantara dan berpotensi memantau aktivitas pengguna.
Antrean di Gudeg Pawon Jogja/ist-Instagram Gudeg Pawon
Harianjogja.com, JOGJA—Ingin menikmati gudeg di malam hari? Jogja tak kekurangan tempat bagi Anda pencinta icip-icip waktu malam. Salah satunya adalah Gudeg Pawon.
Sebagai kuliner malam Gudeg Pawon yang berada di Jalan Janturan UH/IV Nomor 36, Warungboto, Umbulharjo, Jogja ini mulai buka pukul 22.00 WIB. Jangan kaget dengan antusiasme pengunjung yang ingin menikmati Gudeg Pawon, sebab satu jam sebelum jam buka, biasanya antrean telah mengular. Tak lama, sajian gudeg pun akan ludes.
Menurut Agung, salah satu pelanggan tetap gudeg pawon ia selalu datang satu jam sebelum tempat ini dibuka. “Datangnya lebih awal karena takut gak kebagian, soalnya yang ngantre banyak banyak”, ungkapnya kepada Harian Jogja belum lama ini.
Satu lagi yang khas dari Gudeg Pawon adalah gudeg disajikan basah dan berkuah. Sumarwanto pemilik Gudeg Pawon, ia mengatakan gudeg pawon merupakan gudeg yang disajikan berbeda.
.jpg)
“Disini gudegnya basah karena pakai santan, beda dengan gudeg lain yang kering,” ungkapnya. Ia juga menjelaskan bahwa kata pawon itu sendiri diambil dari bahasa Jawa, artinya dapur. Pelanggan bisa ambil sendiri di dapur sambil melihat langsung proses pembuatannya
Menu gudeg pawon pada umumnya sama dengan gudeg lainnya. Terdiri dari nangka muda, telur bulat, ayam dipotong beberapa bagian, ada paha, dada, ampela, sayap, dan kepala. Harga gudeg pawon juga standar mulai dari Rp13.000 hingga Rp25.000. (M112)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peneliti menemukan 319 ekstensi Chrome yang mengalihkan pencarian melalui server perantara dan berpotensi memantau aktivitas pengguna.
BPS DIY memproyeksikan produksi beras 2026 mencapai 329.020 ton, naik 5,79% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kasus penyadapan Listyo Sigit Cs disorot pengamat. Bambang Rukminto mendesak polisi mengusut pihak yang memerintahkan penyadapan.
PAD wisata Bantul terancam kembali tak mencapai target. DPRD menyoroti penurunan kunjungan dan potensi kebocoran retribusi.
Gerindra mendesak Polri mengungkap otak, pemberi perintah, dan pihak yang terlibat dalam kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo.
Profil Ariyo Windutomo, jenderal TNI yang ditunjuk Prabowo menggantikan Listyo Sigit sebagai Kepala Staf Kepresidenan.