Viral Pocong Jadi-jadian di Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Tiga pelajar di Sragen diamankan polisi usai bikin konten pocong jadi-jadian di TikTok. Aksi demi viral ini sempat bikin heboh warga.
Kampung Biru Arema di Malang, Jawa Timur/Antara
Harianjogja.com, MALANG—Semua serba biru. Di kampung yang kini menjadi tempat wisata favorit anak-anak muda ini, mengenakan baju biru dan berfoto adalah kesalahan. Semua rumah mulai atap hingga bagian bawah bangunan dicat biru. Mengenakan baju biru saat berfoto, tentu saja Anda akan “tenggelam” dalam warna yang sama.
Kehadiran Kampung Biru Arema adalah destinasi wisata kekinian sekaligus ikon wisata baru di Kota Malang, juga membuka peluang bagi para pelaku usaha kecil menengah (UKM) untuk memasarkan hasil kreativitas dan produknya.
Menurut salah seorang pelaku UKM di kawasan Kampung Biru Arema yang berlokasi di Embong Brantas Kota Malang, Endang, Kamis, produk yang dipasarkan sebagai "buah tangan" atau souvenir rata-rata berbahan baku daur ulang sampah kering yang volumenya cukup melimpah.
"Sampah kering yang kami olah menjadi kerajinan `antik` ini terbuat dari plastik, botol minuman, dan kemasan makanan yang selama ini terbuang sia-sia. Limbah sampah kering ini kami garap menjadi hiasan meja, aksesoris dari kain perca, vas bunga dari olahan handuk yang dicampur semen, serta souvenir dikemas cantik lewat bahan botol minuman," katanya di Malang, Jawa Timur belum lama ini.
Ia mengaku kreasi berbagai olahan kerajinan tangan dari limbah sampah tersebut bermula dari hobi ketika masih kecil an sekarang dikembangkan, bahkan menjadi peluang usaha bagi warga sekitar. "Harganya cukup terjangkau kok, dari Rp3.000 sampai ratusan ribu rupiah," ucapnya.
Endang menerangkan UKM yang melengkapi Kampung Biru Arema itu sebenarnya dirintis sejak empat tahun lalu, dan kini mulai dikenal tidak hanya di Kota Malang, tetapi menjangkau daerah luar kota hingga luar Jawa, yakni Papua. "Kreativitas masyarakat yang dituangkan dalam kerajinan UKM ini mampu menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan," tuturnya.
"Kami juga berharap pemerintah memfasilitasi UKM dalam peningkatan perekonomian kreatif dari masyarakat. Harapan kami ke depan, masyarakat di luar Kota Malang juga semakin banyak yang tahu tentang Kampung Biru dan usahanya agar pengembangan peluang usahaini bisa lebih maju," ucapnya.
Selain dikerjakan dan dimotori oleh Endang, beberapa ibu rumah tangga di Kampung Biru juga ikut dalam memproduksi usaha kerajinan tangan dengan berbagai produk cantiknya. Hasil kerajinan tangan berbahan limbah sampah daur ulang Kampung Biru Arema itu pernah menjuarai salah satu even yang mengusung tema daur ulang barang bekas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tiga pelajar di Sragen diamankan polisi usai bikin konten pocong jadi-jadian di TikTok. Aksi demi viral ini sempat bikin heboh warga.
Karhutla di Riau capai 15.031 hektare hingga Juni 2026. BNPB dan BMKG peringatkan potensi El Nino picu kebakaran meluas.
Kasus leptospirosis di Bantul capai 123 hingga Mei 2026, enam pasien meninggal akibat terlambat ditangani.
BNPB dirikan dapur umum untuk korban banjir bandang Gorontalo Utara. Ribuan warga terdampak, air kini mulai surut.
Sukoharjo tetapkan siaga darurat kekeringan dan kebakaran hingga November 2026. Tiga kecamatan rawan krisis air.
Penumpang kereta api di Jogja tembus 342 ribu saat libur panjang 2026, naik 45 persen. Stasiun Jogja jadi yang tersibuk.