Tempat Wisata Ini Paling Horor Malah Banyak Pengunjung

Film The Exorcist - Istimewa
31 Agustus 2018 16:35 WIB JIBI Wisata Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Lebih dari 1,5 juta penonton telah menyaksikan film horor Pengabdi Setan sejak penayangan perdananya, 28 September lalu. Saking kondangnya film ini, banyak warganet yang penasaran ingin mengunjungi lokasi pengambilan gambar film tersebut di Pengalengan, Bandung. Mereka ingin melakukan wisata horor.

Mengetahui hal itu, kini banyak agen wisata menawarkan wisata horor ke rumah "Ibu" di kawasan Pengalengan, Bandung tersebut. Harga yang ditawarkan antara Rp 400-500 ribu sekali perjalanan .

Hal semacam ini juga biasa terjadi di luar negeri. Banyak lokasi film-film horor kondang, menjadi objek tujuan wisata horor. Berikut beberapa destinasi wisata horor yang populer di berbagai negara.

1.Studio lokasi syuting film Psycho

Penggemar film Psycho (1960) dapat melihat tempat pembuatan film hasil garapan sutradara Alfred Hitchcock tersebut di Universal Studio Hollywood, Los Angeles.

Film ini bercerita tentang perjalanan Marion Crane, seorang yang telah mencuri uang sebesar $US 40.000 dan ingin menghindar dari kejaran polisi. Bukannya selamat dari jeratan polisi, Marion harus terjebak di Bates Motel, milik Norman Bates, sang Psycho yang hobinya menguliti binatang.

Di Univesal Studio, LA, pengunjung dapat menikmati Studio Tour ke Bates Motel dan The Bate's Mansion.

2. Palazzo Vecchio dalam film Silence of The Lambs

Dalam film Silence of The Lambs (1991), Hannibal Lecter, sang pembunuh, sempat berpindah ke kota Florens, Italia. Di sana Hannibal menjadi salah satu kurator di Perpustakaan Capponi dan hidup di Istana Capponi yang berdiri sejak tahun 1400-an.

Tidak jauh dari istana tersebut, terdapat sungai Arno. Sungai tempat di mana Hannibal Lecter membunuh salah satu korbannya dengan mengerikan. Adegan pembunuhan tersebut kabarnya terinspirasi dari kasus pembunuhan yang pernah terjadi di sungai itu pada abad pertengahan silam. Hingga kini tepian sungai tersebut masih kerap dikunjungi wisatawan. Mereka ingin mengetahui lokasi pembunuhan kejam yang dilakukan oleh Hannibal Lecter itu.

3. Rumah berhantu dalam film The Amityville Horror

Pada tanggal 13 November 1974, Ronald DeFeo Jr. membunuh enam anggota keluarganya. Mereka semua berdiam di 112 Ocean Avenue, Amityville, Long Island, New York.

Pada Desember 1975, George dan Kathy Lutz bersama ketiga anak mereka pindah ke rumah bekas pembantaian tersebut. Setelah 28 hari, keluarga Lutz memutuskan meninggalkan rumah tersebut. Mereka mengaku di rumah bergaya kolonial itu kerap diteror oleh kejadian-kejadian supranatural.

Kisah horor tersebut kemudian diabadikan ke dalam novel The Amityville Horror pada tahun 1977. Filmnya muncul dengan judul serupa pada tahun 1979.

Sampai sekarang, terdapat 15 film yang terinspirasi dari kisah nyata tersebut. Dan rumah bergaya kolonial Belanda itu hingga kini masih tidak berpenghuni.

4.Tangga dalam film The Exorcist

Tangga dalam film The Exorcist kini menjadi destinasi wisata yang digandrungi para turis yang berpelesir Ke Washington D.C.

Dalam film tersebut, seorang pendeta mencoba untuk menyelamatkan seorang anak bernama Regan yang tengah dirasuki makhluk halus. Bukannya berhasil, sang pendeta malah dihempaskan badannya oleh makhluk tersebut hingga jatuh terguling-guling di tangga ikonik itu. Sang pendeta akhirnta tewas.

5. Kota Burkittsville di film The Blairwitch Project

Film Blair Witch bercerita tentang tiga pemuda yang tengah mendaki bukit Black Hills di Burkittsville untuk membuat film dokumenter tentang hantu kota yang melegenda, Blair Witch. Ketiga pemuda tersebut menghilang, namun perlengkapan video mereka ditemukan setahun kemudian.

Alhasil, apa yang terjadi dengan hilangnya ketiga pemuda itu terekam dalam video tersebut.

Lokasi pembuatan film horor The Blair Witch Project bertempat di Kota Burkittsville, Maryland, AS. Sebuah kota kecil dengan jumlah penduduk kurang dari 200 jiwa. Di kota ini, para penggemar film dapat menyambangi beberapa lokasi adegan film The Blair Witch Project untuk sebuah wisata horor. Kebanyakan loksi syutingnya berada di tengah hutan.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia