Temui Erick Thohir Usai Videonya Viral, Ahok: Kritik dan Saran Saya Diterima dengan Baik
Pertemuan tersebut hanya berselang beberapa hari sejak video berisi keluhan Ahok terhadap Pertamina dan Kementerian BUMN beredar di dunia maya.
Wisatawan berekreasi saat libur sekolah menjelang Idulfitri di Pantai Balaikambang, Malang, Jawa Timur, Minggu (18/6). Libur sekolah yang jatuh bersamaan dengan H-6 Idulfitri dimanfaatkan masyarakat setempat untuk mengunjungi sejumlah tempat wisata. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto
Harian.com, JOGJA — Pelancong asal Indonesia kini tak hanya didominasi mereka yang berasal dari kota besar tetapi masyarakat asal kota tier 2 makin tertarik untuk berpergian. Kota-kota lapis kedua juga mulai menampakkan geliatnya sebagai tujuan wisata.
Berdasarkan data yang dihimpun Google, tahun ini pertumbuhan pencarian hal-hal berbau perjalanan yang diakses dari kota-kota tier 2 seperti Padang, Bandar Lampung, Malang, Solo, Pekanbaru, Pontianak, Kuta, dan Balikpapan sangat pesat yakni mencapai 45%.
Sebaliknya, meski masih mendominasi, pencarian yang berasal dari kota-kota utama seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan hanya tumbuh 18% saja dibandingkan tahun sebelumnya.
“Ini menunjukkan bahwa masyarakat di secondary city sekarang makin suka travelling,” kata Industry Manager - Travel Google Indonesia Zulfi Rahardian saat memberikan paparan di Kantor Google Indonesia, Selasa (9/20/2018).
Selain itu, kata Zulfi, kota-kota kedua juga semakin terkenal dan dicari orang sebagai destinasi berpergian. Dia menyebut Malang sebagai kota dengan peningkatan pencarian tertinggi selama 2 tahun belakangan.
Kata kunci yang berhubungan dengan Kota Malang misalnya “wisata Malang”, “wisata Batu Malang”, “hotel di Batu”, “Jatim Park 2”, “Batu Secret Zoo”, “Museum Angkut”, dan lainnya mencari topik yang kerap dicari di mesin pencarian Google.
Selain Malang, Zulfi menyebut lokasi yang jadi pencarian favorit calon pelancong adalah Labuan Bajo dan Sumba. Tercatat jelang masa liburan akhir tahun 2017, pencarian untuk kata kunci seperti “hotel Labuan Bajo”, “wisata komodo”, “Labuan Bajo Flores”, “tiket ke Sumba”, “Sumba Barat”, “Sumba Timur”, dan “Nihiwatu” naik dengan pesat.
Tak mustahil destinasi-destinasi tersebut dapat memuncaki daftar pencarian untuk beberapa tahun ke depan. Pada tahun ini, daftar destinasi lokal yang paling banyak dicari memang masih diduduki berturut-turut oleh Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Badung (Kuta), dan Surabaya.
Sementara untuk destinasi luar Indonesia kata kunci yang berhubungan dengan Singapura, Kuala Lumpur, Bangkok, Tokyo, dan Hong Kong masih jadi pencarian utama. Disusul oleh destinasi lainnya seperti Dubai, Seoul, Sydney, Paris, dan Melbourne.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pertemuan tersebut hanya berselang beberapa hari sejak video berisi keluhan Ahok terhadap Pertamina dan Kementerian BUMN beredar di dunia maya.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.