Hajatan FIFGROUP Sleman II Diserbu Pengunjung
Hajatan FIFGROUP Sleman II berlangsung meriah dengan berbagai promo menarik, mulai dari angsuran hemat hingga pembiayaan haji.
Pengunjung saat menikmati landscape alam di Taman Tebing Breksi di Desa Sambirejo, Kecamatan. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (15/7/2019). /Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, SLEMAN- Taman Wisata Tebing Breksi di Kecamatan Prambanan, diyakini masih menjadi salah satu destinasi wisata yang pilihan wisatawan pada libur natal dan tahun baru 2020. Sejumlah atraksi disiapkan bagi wisatawan.
Pengelola Taman Wisata Tebing Berisi Khaliq Widianto mengatakan tidak ada target jumlah pengunjung yang masuk ke taman rekreasi tersebut. Dia berharap agar wisatawan bisa menikmati keindahan alam Breksi. Makin banyak wisatawan yang berkunjung diharapkan berdampak positif bagi objek wisata itu.
Pada liburan kali ini misalnya, pengelola menyediakan beragam atraksi seni dan budaya seperti penampilan tari angguk dan jathilan. Wisatawan juga dihibur dengan beragam musik band-band indie di panggung kreasi. "Kami tidak menerapkan target. Harapannya pengunjung yang datang ramai dan lancar saja," kata Khaliq kepada Harianjogja.com, Minggu (22/12/2019).
Peningkatan pelayanan meliputi peningkatan aksesibilitas, lahan parkir yang lebih luas, penambahan beberapa titik spot di Breksi, atraksi yang ditawarkan dan tentunya kualitas sumberdaya pengelola destinasi, menjadi andalan taman wisata ini. "Peningkatan pelayanan tentu kami lakukan," katanya.
Taman Breksi yang pernah meraih Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017 kategori tujuan wisata baru terpopuler itu mampu menampung parkir 600 unit sepeda motor, 150 unit mobil dan 40 unit bus.
"Sampai saat ini bus besar masih diperbolehkan naik dan belum ada rencana dari pengelola ataupun surat edaran dari pemerintah tentang bus yang tidak boleh naik," kata Khaliq.
Kebijakan tersebut selama libur natal dan tahun baru, lanjutnya bersifat situasional. Sebab jika parkiran Breksi sudah tidak muat maka calon pengunjung diberi opsi untuk menggunakan shuttle. Kebijakan tersebut dilakukan setiap hari dan bukan saat liburan panjang saja. "Kalau parkir penuh, kami berikan opsi untuk parkir di bawah. Penumpang kami jemput dengan biaya Rp15.000 per orang untuk naik dan turun," katanya.
Untuk memberikan kelancaran dalam perjalanan saat kendaraan naik ke Tebing Breksi, lanjut Khaliq, ada 15 petugas pengatur jalan dari pertigaan jalan Raya Prambanan-Pertigaan Breksi.
"Libur panjang kami minta bantuan teman-teman Karang Taruna untuk membantu kelancaran lalu lintas, terutama di tanjakan terjal. Mereka menjadi pasukan ganjel," kata Khaliq.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman, Sulton Fatoni mengatakan pelarangan bus besar untuk naik ke Tebing Breksi masih sebatas wacana. Dishub masih akan melakukan diskusi dengan pengelola apakah kebijakan tersebut perlu dilakukan atau tidak. "Masih sebatas wacana, masih akan didiskusikan dengan pengelola," katanya.
Dikatakan Sulton, tahun lalu kebijakan yang sama juga diberlakukan saat libur panjang. Hal itu untuk mengantisipasi adanya kejadian bus mundur tidak kuat melewati tanjakan. "Salah satu alasan kami untuk melarang bus besar naik, untuk mengantisipasi jalan tanjakan penuh. Kawatir saat di tanjakan bus turun ke bawah," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hajatan FIFGROUP Sleman II berlangsung meriah dengan berbagai promo menarik, mulai dari angsuran hemat hingga pembiayaan haji.
Enam pelabuhan di NTT terdampak gempa, termasuk Labuan Bajo. Kemenhub melakukan pemeriksaan untuk memastikan keamanan fasilitas.
Sebanyak 61 mahasiswa KKN UMY di NTT aman setelah gempa M7,7. Mereka dievakuasi ke perbukitan menyusul peringatan tsunami.
Kolaborasi akademisi lintas kampus mendorong kebencanaan inklusif, penguatan disabilitas, dan ekonomi warga di kawasan Merapi.
Bareskrim membongkar dugaan penyelundupan emas ilegal oleh dua WN India di Sunter. Polisi menemukan 2,5 kg emas dan residu 18 kg.
Taiwan membidik wisatawan Indonesia dengan wisata ramah Muslim, kuliner, budaya, hingga destinasi lokal untuk libur akhir tahun dan Tahun Baru.