7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Cantika dan Gendis memperlihatkan Kaligrafi China (chinese calligraphy) pada event Spring Garden Festiv, di Hartono Mall Yogyakarta. /Harian Jogja-Siti Halida Fitriati
Harianjogja.com, JOGJA – Masyarakat Indonesia pada umumnya mengenal seni kaligrafi Arab. Karya seni ini biasanya berupa pajangan atau hiasan dinding rumah maupun ibadah umat Islam. Namun, kini ada jenis lain dari seni tulisan, yakni kaligrafi China (chinese calligraphy). Jenis seni ini diperkenalkan pada event Spring Garden Festiv, di Hartono Mall Yogyakarta.
Biasanya kaligrafi ini dikenal dengan sebutan kaligrafi Tionghoa. Seni ini merupakan hasil kebudayaan Asia Timur seperti Korea, Thailand, Vietnam, Jepang, dan China tentunya. Tulisan semacam ini biasa digunakan oleh masyarakat China pada zaman kuno, dengan menggunakan alat berupa tinta dan kuas.
Seorang wanita kelahiran China, Cantika, ketika ditemui dalam ajang Spring Garden Festiv mengaku kesulitan ketika mengaplikasikan tulisan dengan menggunakan kuas. “Karena biasanya kami menulis menggunakan ballpoint biasa, bukan memakai kuas," ujarnya dengan aksen Indonesia yang masih terbata-bata, Jumat (24/1/2020).
Begitupun dengan Gendis, wanita keturunan Tionghoa asal Jawa. Ia mengaku mulai belajar menulis kaligrafi sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Di sekolahnya, seni menulis ini dikenalkan kepada anak-anak sejak usia dini, sebagai bentuk pelestarian budaya Tionghoa.
Adapun alas yang digunakan untuk menulis kaligrafi ini tidak hanya menggunakan secarik kertas biasa. Cantika dan Gendis, ketika ditemui oleh wartawan Harianjogja.com menggunakan sejumlah media khusus yang digunakan dalam mengaplikasikan tulisan, yaitu shengxuan, shu xuan, dan lainnya.
“Warnanya ada merah dan kuning,” kata Cantika.
Chinese calligraphy merupakan salah satu stan dalam event Spring Garden Festiv. Acara ini akan digelar hingga 26 Januari 2020 dan akan hadir kembali pada 31 Januari - 2 Februari 2020. Ada rangkaian acara lain dalam event ini hingga 9 Februari mendatang, dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Imlek di Atrium Hartono Mall, Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra Series 3Performa, efisiensi dan keamanan kelas bisnis dalam laptop berdesain ringkas