Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Objek wisata Pantai Glagah, Desa Glagah, Kecamatan Temon, Minggu (6/1/2019)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kulonprogo menyarankan Dinas Pariwisata (Dinpar) Kulonprogo fokus dalam pengembangan pariwisata di Pantai Glagah. Obyek wisata ini disebut cocok untuk dikembangkan jadi wisata edukasi.
Ketua Komisi IV DPRD Kulonprogo, Istana menuturkan Pantai Glagah punya banyak potensi untuk dikembangkan sebagai wisata edukasi, mulai dari edukasi bahari, konservasi, dan budaya. Hal ini lantaran pantai itu dekat kawasan sabuk hijau yang saat ini sedang dikembangkan di selatan Yogyakarta International Airport (YIA) serta Joglo Labuhan yang setiap tahunnya punya kegiatan rutin.
"Pantai Glagah selama ini menyumbang PAD [Pendapatan Asli Daerah] terbesar bagi Kulonprogo, harus dikembangkan secara maksimal," kata Istana, Rabu (26/2/2020).
Selama ini, Istana menganggap Dinpar Kulonprogo kurang fokus mengembangkan obyek wisata yang khas Kulonprogo. Komisinya berharap satu kawasan pantai ini saja dulu yang difokuskan hingga maksimal, karena daya tarik wisatawan luar Kulonprogo terhadap Bumi Menoreh selalu tertuju pada Pantai Glagah.
Selain itu, ia juga berharap Dinpar Kulonprogo bisa bersinergi dengan dinas lain untuk mengembangkan wisata edukasi ini. Ia mencontohkan, misal dari Dinas Kebudayaan untuk mengembangkan edukasi budaya ataupun Dinas Kelautan dan Perikanan untuk edukasi bahari.
Menanggapi hal ini, Sekretaris Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kulonprogo, Joko Mursito mengaku siap mendukung konsep wisata budaya yang akan dikembangkan di Kulonprogo. "Pantai Glagah itu saat ini statusnya ya desa wisata, ya desa budaya," kata Joko.
Menurutnya, sinergi antara dinas ini diperlukan lantaran pemanfaatan dari kebudayaan saat ini ialah untuk aspek pariwisata. "Budaya itu kan ending-nya untuk menarik sebanyak-banyaknya wisatawan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Pedro Acosta tercepat di tes MotoGP Catalunya 2026. Sesi kedua dibatalkan karena hujan, Jorge Martin mengalami crash.
Gala Dinner Pembukaan 35th International Cycling History Conference (ICHC) diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Klaten, Senin malam (18/5/2026).
Layanan paspor kini hadir di MPP Dhaksinarga Gunungkidul, memudahkan warga tanpa perlu ke Kota Yogyakarta atau Sleman.
Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menggulirkan program bedah rumah bagi warga kurang mampu, Minggu (17/5/2026).
AQUA resmi bubar setelah 30 tahun berkarier, menutup era musik pop dunia dengan warisan lagu “Barbie Girl”.