Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Telaga Bem-Bem. /Ist.
Harianjogja.com, PURWOSARI – Pemerintah Kalurahan Girisasih, Kapanewon Purwosari, Gunungkidul berkomitmen untuk mengembangkan Telaga Bem-Bem menjadi destinasi wisata. Rencananya wisata alam ini akan dilengkapi dengan wahana kolam renang bagi anak-anak.
Lurah Giriasih, Suwitono mengatakan, pihaknya bersama-sama dengan Dinas Pariwisata Gunungkidul telah melaunching arena wisata di kawasan Telaga Bem-Bem, Sabtu (26/12). Di lokasi ini tidak hanya menawarkan pemandangan alam, tapi juga tersedia fasilitas gazebo untuk dimanfaatkan pengunjung. Selain itu, di sekitar lokasi juga disediakan warung-warung jajanan bagi pengunjung.
BACA JUGA : Libur Akhir Tahun, Gunungkidul Targetkan 147.000
“Harapannya dengan pembukaan wisata ini bisa menggerakan roda ekonomi bagi masyarakat sekitar,” katanya kepada wartawan, Minggu (27/12/2020).
Dia menjelaskan, keberadaan telaga ini sudah ada sejak lama. Bahkan warga sempat menggantungkan air dari telaga untuk kebutuhan mencuci maupun memberikan minum bagi ternak yang dipelihara. Meski demikian, seiring adanya program pamsimas dan intalasi PDAM yang masuk, maka keberadaan telaga tak lagi digunakan.
Oleh pemerintah kalurahan, telaga ini direvitalisasi hingga akhirnya dijadikan area wisata di Kalurahan Giriasih. Suwitono mengungkapkan, proses revitalisasi dimulai pada 2018 lalu dengan adanya bantuan dari Pemerintah DIY sebesar Rp1,3 miliar. “Sejak itu proses peyiapan untuk jadi destinasi wisata terus dilakukan. Salah satunya dengan memanfaatkan dana desa,” ungkapnya.
BACA JUGA : Jakarta PSBB, Seperti Ini Suasana Wisata di Gunungkidul
Untuk saat ini di telaga sudah ada wahana perahu karet yang bisa digunakan oleh para pengunjung. Suwitono mengatakan, proses penyempurnaan fasilitas di Taman Wisata Embung Bem-Bem terus dilakukan. Rencananya di tahun depan, akan ada penambahan wahana becak air sebagai pelengkap. “Untuk meramaikan kawasan ini, kami juga siap membangun wahana kolam renang untuk anak-anak di tahun depan,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti menyambut baik pembukaan wisata di area Telaga Bem-Bem. Menurut dia, destinasi ini bisa menjadi alternatif kunjungan wisata bagi masyarakat.
Meski demikian, Asti berpesan kepada pengelola untuk bersungguh-sungguh dan melakukan inovasi sehingga keberadaan destinasi ini bisa dikenal secara luas oleh masyarakat. “Jangan hanya bersemangat saat pembukaan, tapi pengelolaan harus bisa dilakukan secara berkelanjutan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.
Cek desil bansos 2026 lewat HP menggunakan NIK. Kenali 5 desil prioritas PKH, BPNT, Sembako, dan BLT Kesra Rp900.000.
Bali United kalah 1-2 dari Sabah FC pada laga pramusim Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Sekjen parpol koalisi pemerintah berkumpul di rumah Sugiono. Pertemuan diisi silaturahmi dan refleksi menjelang 17 Agustus.
Polda Metro Jaya menetapkan empat tersangka kasus tantangan hafalan surat Al-Qur'an berhadiah minuman beralkohol di The Sound Project.