BEDAH BUKU: Warga Diajak Kelola Sampah Jadi Sumber Penghasilan
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku Cerdas Mengolah Sampah Mandiri Bersama Komunitas
Semesta Area/Istimewa
Harianjogja.com, MAGELANG—Bagi kalian yang sedang liburan ke Candi Borobudur dan sekitarnya, tidak usah kebingungan mencari referensi kuliner.
Di Desa Wisata Candirejo Borobudur kini telah hadir komplek semesta area. Sebuah Kawasan kuliner dan belanja dengan fasilita lengkap.
Public Relation Semesta Area, Choco mengatakan di semesta area memiliki keunggulan berupa warung demenake. Warung berkonsep tradisional jawa ini menyajikan makanan khas rumahan.
Pengunjung, kata dia bisa memilih sesuai selera. “Kita sajikan secara prasmanan,” kata dia.
Makanan yang disajikan diantaranya berupa sayur sayuran juga lauk khas yang diracik dengan bumbu jawa. “Favorit disini, sambal pete, kemudian sayur tempe ndeso, sayur lodeh dan gereh layur,” katanya.
Untuk minuman, pihaknya juga menyediakan berbagai aneka minuman rempah rempah. Juga jamu. “Ada beras kencur, kunir asem juga. Yang spesial kita juga punya jus durian,” katanya.
Choco mengaku di semesta area pengunjung dapat menikmati suasana khas pedesaan. Mulai dari bangunan dan Kawasan lingkungan sekitar. “Bangunan kita ada di sebelah perkebunan sayur milik warga, jadi dipastikan lingkungannya asri sejuk dan bikin betah,” papar dia.
Astuti, salah satu wisatawan asal Jakarta mengaku senang menikmati sajian makanan di Semesta Area. “Bikin kangen suasana desa sama masakan nenek dulu,” tutur dia. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku Cerdas Mengolah Sampah Mandiri Bersama Komunitas
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.
Jumlah investor saham di Jogja tembus 322 ribu per April 2026. Tumbuh 30% setahun, didorong edukasi dan minat generasi muda.