Sleman Siap Terapkan UU Penyesuaian Pidana, Perda Tak Perlu Direvisi
Pemkab Sleman siap menerapkan UU Penyesuaian Pidana. Ribuan perda tak perlu direvisi satu per satu berkat mekanisme konversi sanksi.
Kawasan wisata nuansa Jepang di Muntuk, Dlingo, Bantul/ /Ist.
Harianjogja.com, DLINGO--Objek wisata alternatif kerap kali jadi pilihan warga yang mencari suasana baru. Di Gunung Cilik, Muntuk, Dlingo, Bantul dibangun objek wisata baru yang membuat wisatawan dapat menikmati nuansa bangunan dan makanan gaya Jepang.
Destinasi wisata baru yang dapat menjadi pilihan vakansi nuansa Jepang tersebut bernama Litto yang merupakan akronim dari Little Tokyo. Humas Litto, Nobertha Shinta menerangkan nuansa Jepang akan kental di Litto. Sesuai namanya, mini Tokyo corak dan bentuk bangunan Litto akan membuat wisatawan merasakan merasa tengah berwisata di Jepang.
BACA JUGA : Patroli Siang & Malam, Satpol PP Bakal Masuk ke Objek Wisata di Bantul
Restoran dan resort bergaya Jepang ini dibangun di atas lahan seluas 1,5 hektar dengan pemandangan hamparan Gunung Merapi dan Sumbing serta pantai pesisir selatan. "Selain dilengkapi dengan restoran indoor dan outdoor, juga akan ditambah dengan fasilitas akomodasi untuk menginap sebanyak 18 kamar, 10 bungalow, serta kolam renang air hangat pertama di Jogja," tuturnya pada Sabtu (11/9/2021).
"Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, Litto memberdayakan masyarakat desa Muntuk, Dlingo. Dari mulai proses pembangunan sampai dengan tim operasionalnya," ujarnya.
Dituturkan Nobertha ke depannya secara bertahap Litto akan menambah sejumlah atraksi wisata bekerja sama dengan BUMD setempat. Para pengrajin, seniman, dan komunitas lokal pun akan digandeng oleh Litto ke depannya.
BACA JUGA : Watu Lumbung Tak Layak Buka, DIY Usulkan Objek Wisata Lain
"Hadirnya Litto sebagai destinasi wisata, diharapkan bisa memberi dampak positif bagi Kabupaten Bantul dan kebaikan bagi warga sekitar Gunung Cilik, Desa Muntuk, DlingoSerta memberi kesejahteraan yang berkelanjutan bagi orang banyak," ujarnya.
Mengembangkan konsep pembangunan ramah lingkungan, 70 persen lahan di Litto merupakan area terbuka hijau. Namun dijelaskan Nobertha, saat ini Litto masih dalam tahap penyelesaian pembangunan. "Rencananya pada tahap awal, Asakusa Restoran dan kolam renang Litto Onsen akan dibuka untuk umum di kuartal akhir 2021," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman siap menerapkan UU Penyesuaian Pidana. Ribuan perda tak perlu direvisi satu per satu berkat mekanisme konversi sanksi.
Gerindra menyerahkan kasus Bupati Kuansing Suhardiman Amby kepada KPK dan menegaskan menghormati seluruh proses hukum.
TikTok menjelaskan PHK Tokopedia dilakukan demi efisiensi jangka panjang setelah integrasi bisnis dan restrukturisasi organisasi.
Lonjakan penumpang Commuter Line Jogja–Palur hingga 30% saat libur sekolah membuat KAI Commuter siagakan 34 perjalanan kereta per hari.
Peneliti menemukan enam celah keamanan pada AirDrop dan Quick Share yang berpotensi menyerang iPhone, Android, macOS, dan Windows.
Roy Suryo menghadiri sidang perdana Dokter Tifa di PN Jakarta Timur. Perkara Roy masih menunggu proses praperadilan di PN Jakarta Selatan.