Pria Pacitan Disiram Cairan Kimia saat Berangkat ke Pasar
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Jalur pendakian di Pulau Jeju, Korea Selatan./Koreatimes
Harianjogja.com, JAKARTA - Korea menargetkan kunjungan 300.000 wisatawan Indonesia pada tahun 2022. Data wisatawan Indonesia ke negeri Ginseng itu anjlok pada 2020 dan 2021 akibat pandemi Covid-19.
"Pandemi Covid-19 secara drastis menurunkan kedatangan wisatawan ke Korea Selatan. Namun, pada tahun 2022, kunjungan diprediksi mulai naik lagi, termasuk dari Indonesia,"ujar Direktur Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta, Yang Su Bae dikutip dari Antara.
Khusus untuk Indonesia, katanya, KTO menargetkan bisa menggaet sekitar 300.000 wisatawan.
Jumlah itu seperti yang pernah diraih Korea Selatan pada tahun 2019 atau sebelum pandemi.
"Indonesia masuk dalam 10 besar kunjungan wisatawan terbesar ke Korea Selatan dan potensinya masih cukup besar," katanya seusai acara KTO Roadshow 2021 di Medan.
Dia mengakui, disukainya drama Korea (drakor) dan K-Pop oleh warga berbagai negara termasuk penduduk Indonesia, memudahkan KTO menarik minat wisatawan untuk mengunjungi Korea Selatan.
Guna mencapai 300.000 wisatawan dari Indonesia pada 2022, katanya, KTO mulai beberapa bulan terakhir gencar melakukan promosi.
Promosi digelar di enam kota yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Batam, Denpasar dan Medan.
"Promosi terus dikembangkan ke banyak kota karena potensi wisatawan Indonesia ke Korea masih cukup besar,"katanya.
Harapannya ketika border dibuka bagi wisatawan internasional, termasuk Indonesia, Korea Selatan sudah langsung didatangi wisatawan.
Kerja sama KTO dengan biro perjalanan wisata seperti Asosiasi Travel Agent di Indonesia (Astindo) diharapkan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Korea Selatan dan sebaliknya ke Indonesia.
Ketua DPD Astindo Sumut, Wilson Halim menyebutkan, wisatawan Sumut dan khususnya Kota Medan menjadi salah satu sasaran KTO untuk ditarik mengunjungi Korea Selatan.
Apalagi, ujar dia, kalangan milenial di Sumut dan Medan semakin menaruh perhatian besar dengan Korea setelah drakor menjadi tontonan yang sangat diminati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Lonjakan penumpang KA Daop 6 Yogyakarta naik hingga 91% saat libur panjang. KAI tambah 7 perjalanan kereta.
DPRD DIY soroti dokumen renovasi Mandala Krida yang belum lengkap. MC-0 dan DED 2026 terancam tertunda.
SPMB Sleman 2026 dibuka dengan jalur prestasi, domisili, afirmasi, dan mutasi. Ini syarat dan ketentuan lengkapnya.
Jadwal SIM Keliling Jogja Mei 2026 lengkap di Alun-Alun Kidul, Sasono Hinggil, dan MPP. Cek lokasi, jam, dan syarat perpanjangan SIM A dan C terbaru.
DPRD DIY ungkap irigasi rusak, petani kesulitan air, hingga alih fungsi lahan yang ancam ketahanan pangan.