Pemkab Gunungkidul Verifikasi 30 Gerai KDMP, Ini Tujuannya
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.
Pemandangan Pantai Kukup dari kejauhan yang terlihat dari bibir Pantai Mesra, Gunungkidul./Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Dinas Pariwisata Gunungkidul optimistis target 154.403 pengunjung selama libur Lebaran bisa terlampaui. Keyakinan ini tak lepas dari jumlah kunjungan selama tiga hari libur yang mencapai 80.338 orang masuk wisata ke Bumi Handayani.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Mohammad Arif Aldian mengatakan, pencatatan data kunjungan sudah dilakukan sejak Jumat (29/4/2022) atau pada saat hari pertama libur Lebaran. Meski demikian, ia tidak menampik selama puasa jumlah kunjungan ke destinasi wisata masih terpantau landai.
Lonjakan kunjungan baru mulai terlihat usai perayaan Hari Raya Idulitri, kawasan wisata, khususnya destinasi pantai mulai diserbu pengunjung. Hingga H+2 Lebaran atau Rabu (4/5/2022) tercatat pengunjung yang masuk mencapai 80.338 orang.
“Untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi wisata, belum bisa mengungkapkan karena harus menghitungnya terlebih dahulu,” kata Aldian, Kamis siang.
Dia optimsitis target kunjungan sebanyak 154.403 orang selama libur lebaran bisa terlampaui. Keyakinan ini tak lepas dari antusiasme tingkat kunjungan wisata yang tinggi untuk berwisata ke Gunungkidul. “Masih ada waktu empat hari dan mudah-mudahan terlampaui targetnya,” katanya.
Baca juga: Libur Lebaran, SAR Gunungkidul 24 Jam Berjaga di Pantai
Aldian menambahkan, untuk memberikan rasa aman kepada pengunjung, dinas pariwisata sudah mengeluarkan edaran untuk pelaku usaha wisata. Selain meminta menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di toilet, juga ada imbauan untuk tidak mematok tarif seenaknya ke pengunjung yang ingin membeli makanan maupun souvenir.
“Kami minta untuk melampirkan daftar harga di barang atau makanan yang dijual,” katanya.
Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Martinus Griyavinto Sakti mengatakan, siap membantu pemkab dalam upaya memperlancar arus lalu lintas di kawasan wisata. Menurut dia, upaya rekayasa sudah dipersiapkan khususnya di jalur menuju wisata pantai. “Tidak hanya untuk masuk, tapi rekaysa juga saat kepulangan sehingga tidak menyebabkan kemacetan,” katanya.
Dia mencontohkan, untuk jalur kepulangan sudah menyiapkan rekayasa untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di jalur utama Jogja-Wonosari. Bagi pengendara kendaraan pribadi saat menuju Kota Jogja akan diarahkan melalui Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) menuju imogiri. Selain itu, juga ada imbauan melalui jalur alternative penghubung Gunungkidul-Sleman. “Jalur utama lebih diperuntukan kendaraan besar. sedangkan mobil pribadi bisa lewat jalur alterative yang disediakan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.
Bareskrim menangkap Tatang Winata, buron kasus impor HP dan popok bayi ilegal senilai Rp253 miliar di Bandara Soekarno-Hatta.
4.845 titik panas terdeteksi di Sumatera. Kabut asap menyelimuti Riau dengan kualitas udara masuk kategori sangat tidak sehat.
Tim UGM mendampingi Griya Cokelat Nglanggeran memperkuat daya saing produk melalui inovasi kemasan, CRM, dan pengembangan kakao dari hulu hingga hilir.
8 dari 10 anak Indonesia disebut mengalami karies. Orang tua diminta aktif mencegah gigi berlubang dengan membiasakan sikat gigi dan membatasi makanan manis.
PSIM Jogja bersama Universitas Janabadra menargetkan pembangunan training ground standar FIFA mulai direalisasikan awal 2027.