Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, 8 Pelajar Diperiksa
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Ilustrasi turis asing./Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA-Turis asing mulai berdatangan ke Jogja. Jumlahnya terus meningkat seiring adanya pelonggaran perjalanan oleh pemerintah.
Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Daerah Istimewa Yogyakarta menyebutkan wisatawan mancanegara mulai berdatangan mengunjungi sejumlah objek wisata di provinsi ini.
"Tamu-tamu asing sudah mulai berdatangan, teman-teman Asita DIY menangani [paket perjalanan wisata] mereka," kata Ketua Asita DIY Hery Satyawan dikutip dari Antara--jaringan Harianjogja.com, Sabtu (9/7/2022).
Menurut Hery, para wisman yang berasal dari sejumlah negara seperti di Eropa, serta beberapa negara di Asia berangsur berdatangan sejak status PPKM di DIY turun ke level 1.
"Jumlahnya berangsur meningkat seiring pelonggaran syarat perjalanan oleh pemerintah," kata dia.
Baca juga: Selama Pandemi Covid, DIY Hanya Dikunjungi 7 Turis Asing
Para wisatawan mancanegara, ujar Hery, masih mengidolakan Yogyakarta sebagai tujuan mereka untuk menghabiskan liburan karena memiliki beragam atraksi budaya serta destinasi wisata berbasis alam.
Atraksi budaya serta upacara-upacara adat yang digelar di sejumlah daerah di DIY, menurut dia, memiliki daya pikat yang tinggi untuk menarik mereka datang ke kota gudeg.
"Kalau wisata kuliner jarang (diminati)," kata dia.
Ia mencontoh upacara tradisi wiwitan atau ritual yang dilaksanakan petani sebelum memulai masa panen padi, serta berbagai pertunjukan seni tari di Yogyakarta sangat digemari turis mancanegara.
Mulai banyaknya wisatawan mancanegara yang datang ke DIY, menurut dia, ikut mendongkrak tingkat pemesanan paket perjalanan wisata yang dilayani para anggota Asita DIY.
"Saya katakan turis asing signifikan mempengaruhi industri travel karena otomatis mereka menggunakan jasa biro perjalanan wisata. Tidak mungkin mereka jalan sendiri. Kalau tamu domestik, mereka kebanyakan datang sendiri," ujar dia.
Kepala Dispar DIY Singgih Raharjo mengatakan kebijakan pelonggaran aturan wisata seiring penurunan status PPKM ke level 1 membawa dampak signifikan terhadap geliat pariwisata di DIY.
Sebab, penurunan status PPKM tersebut membuat tempat wisata atau area publik di DIY diizinkan beroperasi dengan kapasitas 100 persen meski tetap harus menerapkan protokol kesehatan.
Dengan pelonggaran itu, ia mengklaim tingkat kunjungan wisatawan di DIY saat ini telah mendekati kondisi sebelum pandemi COVID-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Poktan Swa Katon Asri Wirobrajan menanam padi dalam ratusan galon bekas. DPRD Kota Jogja menilai inovasi ini layak direplikasi.
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Instagram menghadirkan Pixel, fitur AI baru untuk menyamarkan wajah atau objek di Stories hanya dengan perintah teks.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Tim voli putra Indonesia mengalahkan Kirgiztan 3-0 di Asian Games 2026. Laga melawan Iran menjadi penentu peluang lolos ke fase berikutnya.