Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Objek wisata Plunyon Kali Kuning, Cangkringan, Sleman./Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, JOGJA-Sleman bagian Utara kaya dengan destinasi wisata alam. Lokasi-lokasinya yang tersembunyi mampu memberikan kepuasan tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung, salah satunya di Plunyon.
Plunyon terletak di lereng Gunung Merapi, tepatnya Kedungsriti, RT.01/RW.06, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman. Untuk menuju tempat ini bisa melewati Pakem ke Timur, Morolejar ke Utara, Kantor Kelurahan Umbulharjo ke Utara hingga melewati Tempat Pemungutan Retribusi (TPR). Dari TPR naik sedikit dan ambil ke kiri menuju ke Plunyon.
Belakangan Plunyon ramai dikunjungi wisatawan karena sempat menjadi lokasi syuting film horor KKN di Desa Penari beberapa waktu lalu. Objek wisata ini dibuka setiap hari pukul 9.00 hingga 15.00 WIB dengan harga tiket yang relatif murah yakni sekitar Rp12.000.
Plunyon merupakan objek wisata alam yang menghadirkan pemandangan Kali Kuning yang dipenuhi bukit tinggi di kanan dan kirinya. Tempat ini menjadi salah satu spot pilihan untuk menyaksikan Gunung Merapi.
Lebih lanjut, inilah spot-spot menarik di Objek Wisata Plunyon:
Salah daya tarik Plunyon adalah pemandangan jembatannya. Bentuk bangunannya khas, berbentuk tinggi menjulang, dibangun dengan konstruksi dinding tebal yang didominasi batu, dan berbentuk meliuk-liuk. Persis dengan bangunan khas Belanda. Tidak jarang lokasi ini dijadikan tempat foto bagi para calon pengantin.
Plunyon menjadi bagian dari hutan Merapi yang dilindungi. Banyak tanaman yang tumbuh di tempat ini. Pohon khas pegunungan seperti cemara juga banyak tumbuh tinggi menjulang yang membuat tempat ini semakin asri dan sejuk.
Ada titian kayu yang bisa dijajal oleh wisatawan. Satelah masuk dan membayar tiket, pengunjung langsung dihadapkan dengan wahana titian kayu ini di sebelah kiri. Titian ini menggantung di antara pepohonan tinggi yang ada di bantaran Kali Kuning sehingga pengunjung yang menaikinya langsung bisa melihat pemandangan dasar sungai dan pemandangan Plunyon keseluruhan.
Hutan di Plunyon menjadi habitat burung-burung dan satwa hutan lainnya. Burung-burung yang berterbangan di area Plunyon mengeluarkan kicauan yang merdu. Kehadiran mereka membuat suasana asri khas Merapi semakin terasa. Memadu dengan hawa sejuk yang ada di situ.
Tak kalah menarik dari Kaliadem, Pluyon juga bisa menjadi spot yang cocok untuk menyaksikan gagahnya Gunung Merapi. Meski lokasinya lebih rendah daripada Kaliadem dan Bukit Klangon, tetapi di Plunyon tetap bisa menikmati pemandangan Merapi secara keseluruhan. Jika cuacanya cerah, pengunjung bisa melihat Gunung Merapi yang tampak sangat jelas. Warnanya yang kebiru-biruan akan menjadi objek menarik untuk difoto.
Di dam air di Plunyon Kali Kuning ini, wisatawan bisa bermain air. Air di sini jauh dari kata tercemar karena berasal dari Gunung Merapi. Tidak jarang tempat ini menjadi area outbond bagi rombongan wisatawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.