Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Pantai Parangtritis, Bantul, didatangi para wisatawan pada Jumat (1/4/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL — Sejumlah hotel di Bantul menyiapkan acara untuk menyambut pergantian Tahun Baru 2023. Hal itu dilakukan lantaran pemerintah tidak menyelenggarakan perayaan malam Tahun Baru.
“Masing-masing hotel sudah menyediakan pesta kembang api, gala dinner hingga live music khusus untuk malam pergantian Tahun Baru 2023,” kata Ketua PHRI Bantul, Yohanes Hendra Dwi Utomo, Rabu (7/12/2022).
Hendra mengatakan tingkat okupansi atau keterisian kamar hotel selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) juga sudah lumayan tinggi. Khusus untuk Nataru, sudah di angka 80%-100% untuk hotel berbintang dan melati.
Dia menjelaskan jumlah hotel yang masuk dalam keanggotaan PHRI, untuk kelas bintang di Bantul ada tiga, sementara kelas melati ada 18. Jumlah tersebut belum termasuk hotel melati yang belum tergabung PHRI.
BACA JUGA: Meski Hujan, Padat Karya di Bantul Berjalan Lancar
Saat ini awal Desember tingkat okupansi sudah mencapai 50% untuk weekday atau hari biasa dan 80% di weekend atau akhir pekan.
“Pesanan sudah mulai masuk itu setelah 16 Desember karena saat ini untuk sekolah-sekolah masih menjalani Ujian Tengah Smester [UTS]. Setelah itu liburan sekolah sampai awal tahun baru,” ucap Hendra.
Sementara itu, Manajer Housekeeping Hotel Ros In Bantul, Rony Dewantho mengatakan untuk menyambut Tahun Baru 2023 pihaknya sudah menyiapkan berbagai agenda, di antaranya gala dinner dan live music. “Untuk pesta kembang api kami sedang dalam proses izin,” katanya.
Berbeda dengan pernyataan ketua PHRI, Rony mengaku okupansi hotel saat libur Nataru belum terlalu menggembirakan karena masih di bawah 50% khusus untuk periode 25-31 Desember 2022.
Kepala Seksi Promosi dan Informasi Data Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi memastikan dari Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul tidak menggelar pesta perayaan malam pergantian tahun dengan alasan tidak ada anggaran dan juga masih dalam kondisi pandemi Covid-19.
Meski demikian sejumlah objek wisata sudah menyiapkan perayaan dengan live music seperti yang akan digelar di kawasan Pantai Parangtritis, Gua Cemara, Mangunan, dan Puncak Sosok.
Pihaknya juga tidak mempersoalkan hotel untuk menggelar perayaan malam tahun baru selama ada izin dan dapt menjamin keamanan dan kenyamanan wisatawan. “Yang pasti perlu diperhatikan adalah keamanan dan kenyamanan wisatawan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Lembah Oya Kedungjati di Selopamioro, Bantul, membuka peluang kerja dan pendapatan bagi pemuda sekaligus menggerakkan ekonomi desa.
Geely dan NIO memperkuat bisnis baterai dan charging dengan investasi Rp1,7 triliun serta pengembangan teknologi battery swapping.
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.
Dato' Sri Tahir menyebut penunjukannya sebagai anggota Wantimpres Prabowo merupakan suatu kehormatan dan menyerahkan agenda kepada Pratikno.
MA mengabulkan uji pendapat DPRD Gowa terkait usulan pemberhentian Bupati Sitti Husniah Talenrang pada 1 Oktober 2026.