Pengurus Desa Wisata Pentingsari Diberi Pelatihan SMART, Apa Keuntungannya?

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Rabu, 21 Desember 2022 09:07 WIB
Pengurus Desa Wisata Pentingsari Diberi Pelatihan SMART, Apa Keuntungannya?

Pengurus Desa Wisata Pentingsari, Cangkringan, Sleman mengikuti pelatihan “Smart Desa Wisata" untuk membangun kerja sama yang solid dan pengembangan diri yang maksimal, di Cangkringan, Sleman beberapa waktu lalu. Ist

Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 37 pengurus Desa Wisata Pentingsari, Cangkringan, Sleman mengikuti pelatihan “Smart Desa Wisata". Pelatihan diberikan untuk membangun kerja sama yang solid dan pengembangan diri yang maksimal bagi pengurus Desa Wisata Pentingsari.

Dalam pelatihan ini, para pengurus desa wisata diberi pemahaman dan kesadaran mengenai layanan prima untuk mendorong pertumbuhan usaha Desa Wisata Pentingsari. "Kami akan terus berkomitmen mengadakan pembinaan dan pendampingan melalui Bakti BCA bagi para pengurus Desa Wisata agar memberikan nilai tambah," ujar Vice President CSR BCA, Ira Bachtar melalui rilisnya, Selasa (20/12/2022).

Dia mengatakan, CSR BCA salah satunya difokuskan untuk membina dan mengembangkan kapasitas SDM desa wisata melalui berbagai pelatihan dan pendampingan. Selain potensi desa wisata yang terus dikembangkan, lanjut Ira, kapabilitas para pengurusnya juga ditingkatkan. Tujuannya, agar kualitas para pengurusnya semakin baik dan terukur.

Dalam pelatihan ini, kreativitas dan loyalitas dari pengurus Desa Wisata di Pentingsari diasah untuk mengembangkan destinasi di desanya. "Tak hanya itu, pelatihan kami berikan untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan agar para pengurus Desa Wisata Pentingsari dapat selalu tumbuh, berdikari dan berkembang serta menjaga kelangsungan usaha secara berkelanjutan," katanya.

Baca juga: Februari, CGV Tayangkan Konser BTS Secara Global

Sebagai informasi, Desa Wisata Pentingsari berhasil mendapatkan penghargaan kategori khusus yaitu Desa Wisata Mandiri Inspiratif dari Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021. Desa ini diresmikan sebagai desa binaan BCA pada tahun 2016. Beberapa daya tarik dari desa ini adalah live-in bersama penduduk, pengadaan outbound di alam terbuka pedesaan, wisata edukasi kesenian tradisional Jawa seperti belajar menari, bermain gamelan, wayang suket, dan membatik.

“Ke depan, kami akan terus mengadakan pembinaan dan pendampingan melalui Bakti BCA bagi para pengurus Desa Wisata guna memberikan nilai tambah bagi desa serta meningkatkan pendapatan daerah," ujar Ira. *

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online