Info Update Stok Darah di PMI DIY Kamis 14 September 2023
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi update jumlah stok darah di DIY, berikut ini informasi dari PMI DIY yang diterima Harianjogja.com
Suasana salah satu stan bakpia./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Anda yang berwisata ke Jogja tidak lengkap rasanya jika tidak membeli buah tangan atau oleh-oleh. Banyak ragam yang bisa dipilih, mulai dari oleh-oleh kerajinan tangan hingga makanan khas.
Jogja menawarkan banyak makanan khas yang bisa dijadikan oleh-oleh untuk keluarga di rumah. Sayangnya tidak semua makanan bisa tahan lama. Salah satu penyebabnya adalah bahan makanan menggunakan kelapa, baik dalam bentun kelapa parut maupun santan. Kelapa memiliki sifat yang tidak tahan lama sehingga membuat makanan cepat basi.
Makanan khas Jogja yang dibuat dari campuran kelapa antara lain wingko, klepon, geplak, kipo, dan masih banyak lagi. Makanan-makanan ini sangat mudah dijumpai di objek wisata di Jogja maupun di toko khusus oleh-oleh.
Agar mendapatkan makanan yang berkualitas, berikut ini tips memilih oleh-oleh makanan khas Jogja:
Malu bertanya sesat di jalan. Peribahasa itu cocok diterapkan sebelum memutuskan untuk membeli oleh-oleh. Anda perlu menanyakan kepada penjualnya apakah makanan masih baru atau sudah lama.
Meski sudah bertanya dan pedagang mengatakan oleh-oleh makanan yang dijualnya masih baru, sebaiknya jangan langsung percaya. Anda harus mengecek tampilan makanan yang ada di dalam bungkus terlebih dahulu.
Baca juga: Wisatawan Keluhkan Pedagang Teras Malioboro Jual Wingko Berjamur, Pemda DIY Siapkan Sanksi
Biasanya makanan tertentu seperti bakpia bisa dibuka bungkusya dan dilihat kualitasnya. Pastikan makanannya masih dalam kondisi baik, kemasan tidak rusak, dan makanan tidak berjamur.
Selain bertanya dan melihat tampilannya, hal penting lain saat membeli oleh-oleh adalah mengecek tanggal kadaluarsa makanan tersebut. Tanggal expired ini bisa ditemui di sisi luar kemasan.
Sebaiknya jangan membeli makanan yang tidak ada tanggal kadaluarsanya. Pastikan pula tulisan tanggal kadaluarsa ditulis dengan mesin, bukan tulisan tangan.
Banyak orang yang membeli oleh-oleh saat mendekati waktu kepulangan. Alasannya agar tidak repot membawanya kemana-mana karena tour wisata belum selesai.
Namun tahukah Anda, belanja oleh-oleh di akhir wisata justru tidak nyaman karena diburu waktu. Salah satunya karena bus yang ditumpangi akan segera berangkat.
Dalam kondisi seperti ini, bisa jadi Anda langsung mengambil oleh-oleh tanpa melihat tanggal kadaluwarsanya, tanpa menanyakan hal detil kepada pedagang, atau malah tanpa memegang produk yang akan dibeli. Anda langsung memesan, membungkus, dan membayarnya.
Jangan sampai hal ini terjadi karena jika ternyata oleh-oleh yang Anda beli basi atau sudah kadaluwarsa, Anda akan menyesal belakangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi update jumlah stok darah di DIY, berikut ini informasi dari PMI DIY yang diterima Harianjogja.com
Ghost In The Cell karya Joko Anwar sukses menembus 3 juta penonton di bioskop dan tetap kuat di tengah persaingan film baru Indonesia.
Cara membuat status WhatsApp pakai lagu kini makin mudah lewat fitur musik resmi, Spotify, hingga Instagram Stories. Simak tips agar audio tetap jernih.
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.
LinkedIn memangkas sekitar 5 persen karyawan global di tengah tren PHK industri teknologi 2026 meski pendapatan perusahaan masih tumbuh positif.
Massimiliano Allegri dikabarkan hengkang dari AC Milan setelah konflik panas dengan Zlatan Ibrahimovic dan performa Rossoneri menurun.