Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Dekorasi Imlek 2022 di Plaza Ambarrukmo/Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Sebentar lagi, masyarakat keturunan Tionghoa akan merayakan Imlek. Menurut kalender, Tahun Baru China untuk tahun 2023 ini jatuh pada Minggu, 22 Januari 2023.
Beberapa kota sudah memulai rangkaian Imlek dengan kegiatan luring setelah dua tahun ini ditiadakan karena Pandemi Covid-19. Seperti di Solo, pada Minggu (16/1/2023) kemarin sudah menggelar karnaval Grebeg Sudiro di kawasan Pasar Gede.
Lalu bagaimana dengan di Jogja?
Kegiatan Imlek di Jogja terbesar adalah Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY). Tahun ini sudah menginjak ke XVIII.
Dilansir dari laman Jogjaprov.go.id, Ketua Pelaksana PBTY Sugiarto mengatakan PBTY XVIII akan kembali digelar secara luring. Seperti biasanya, agenda ini akan dilaksanakan di kawasan Ketandan, Kota Jogja selama satu minggu mulai 30 Januari hingga 5 Februari 2023.
Baca juga: Sekolah Terdampak Tol Jogja-YIA Akan Diregrouping
“Kita setiap tahun selalu mengadakan Pekan Budaya Tionghoa ini yang sudah ke-18. Karena kemarin pandemi, jadi di 2021 dan 2022 kami tidak bisa melaksanakan secara offline, kita adakan secara online. Untuk yang ke-18 ini bila tidak ada halangan, kita akan mengadakan di tanggal 30 Januari sampai tanggal 5 Februari. Itu bertempat di Ketandan dari Ketandan Wetan sampai Ketandan Kulon,” tutur Sugiarto.
Lebih lanjut Sugiarto menyebutkan, PBTY XVIII 2023 kali ini, mengangkat tema ‘Bangkit Jogjaku, Untuk Indonesia’. Pembukaan PBTY XVIII tersebut akan dilaksanakan pada 30 Januari 2023 sementara penutupannya akan dilakukan pada 5 Februari 2023.
Berikut ini rangkaian acara PBTY mendatang:
- 30 Januari: Pembukaan PBTY
- 30 Januari-5 Februari: pagelaran seni dan budaya, lomba, pameran, dan stand bazar, serta panggung pentas seni
- 4 Februari: karnaval
- 5 Februari: Penutupan PBTY
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.