Peridot Klaten Kembali ke Akar Kopi Setelah Hampir 12 Tahun Berjalan
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
Kraton Kasunanan Surakarta./Wikipedia
Harianjogja.com, JOGJA—Sebagai destinasi penyangga Kawasan Wisata Super Prioritas Borobudur, pelaku industri pariwisata di wilayah Jogja-Solo-Semarang (Joglosemar) didorong untuk lebih bersinergi dan membangun komunikasi positif. Hal itu dibutuhkan untuk menjawab tantangan ekonomi 2023 dan perubahan pola wisatawan ke depan.
Ketua GIPI DIY Bobby Ardyanto Setya Aji mengatakan Jogja, Solo maupun Semarang dalam konteks pariwisata bukanlah kompetitor. Ketiganya, lanjut Bobby, merupakan partner 'together stronger' yang akan bekerja dan bersinergi bersama untuk mengintegrasikan bersama kawasan wisata Joglosemar sebagai kekuatan penyangga Borobudur.
"Joglosemar akan bisa menjadi lebih besar, lebih kuat dan mampu menjadi daya tarik wisatawan secara lebih bertanggung jawab dan mampu memberikan pelayanan prima berstandar internasional sesuai dengan ekspetasi wisatawan," ujarnya, Kamis (26/1/2023).
Menurutnya, sinergi dan komunikasi yang lebih intensif harus dilakukan para pelaku industri pariwisata di wilayah Joglosemar. Hal itu bertujuan agar para pelaku industri pariwisata saling menguatkan dan saling melengkapi serta mengembangkan kepariwisataan Joglosemar sebagai kawasan penyangga Kawasan Wisata Super Prioritas Borobudur.
Baca juga: Sinopsis Film Horor Indonesia, Mangkujiwo 2 yang Mulai Diputar di Bioskop Hari Ini
"Joglosemar diharapkan bisa saling melengkapi dan mengembangkan pariwisata yang mampu menahan wisatawannya lebih lama. Termasuk meningkatkan lenght of stay dan pelayanan terhadap wisatawannya yang berstandar Internasional," ungkap Pemilik Java Villas Boutique Hotel ini.
Dengan uniqueness masing-masing, lanjut Bobby, pariwisata Joglosemar memiliki karakter kuat dan tidak bisa saling tergantikan. Ketiga kota penyangga Kawasan Wisata Super Prioritas Borobudur ini justru bisa saling melengkapi variasi destinasi. "Dan ini menjadi daya tarik yang kuat bagi wisatawan domestik dan bahkan mancanegara," katanya.
Bobby melihat potensi wisata akan semakin besar saat infrastruktur kawasan segitiga emas (Joglosemar) tersambung dengan tol Jogja Solo maupun Jogja Bawen. "Jika nanti infrastruktur tol Joglosemar tersambung maka integrasi kawasan ini sudah harus terjalin dan terbangun dengan baik. Infrastruktur tol ini diharapkan benar-benar bermanfaat bagi industri pariwisata untuk kawasan Joglosemar bukan justru menimbulkan permasalahan baru," tambah Bobby.
Terkait sinergi dan kolaborasi antar pelaku industri pariwisata di Joglosemar, Bobby mengatakan pada 2022 lalu Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY sudah menandatangani MOU dengan BPPD JATENG. Ada juga perjanjian kerjasama (PKS) antara BPPD Kota Solo dengan BPPD 4 kabupaten dan 1 kota di DIY. Bobby berharap, pelaku industri pariwisata di Joglosemar semakin intens membangun kepariwisataan dan melakukan promosi bersama baik destinasi maupun event di kawasan Joglosemar.
"Setelah MoU ini, harapannya, tidak ada langkah- langkah kontraproduktif yang berlawanan dengan semangat bersama para pelaku industri pariwisata di Joglosemar. Semua tahu, industri pariwisata di Joglosemar sedang semangat bersama pasca pandemi untuk mengembangkan kepariwisataannya," ujar Bobby yang juga anggota BPPD DIY. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.