Peneliti Temukan Resep Membuat Es Krim Anti Meleleh
Peneliti membuat terobosan baru setelah menemukan cara untuk membuat es krim yang hampir tidak meleleh.
Jalan raya di China yang melintasi sungai sepanjang 4,4 kilometer. / Xinhua-Youtube
Harianjogja.com, HUBEI—Sebuah lembah sungai pegunungan di provinsi Hubei China menjadi rumah bagi salah satu infrastruktur paling mengesankan di negara Asia. Di sana, ada sebuah jembatan jalan raya yang melintasi tengah sungai atau disebut river highway.
Diselesaikan pada tahun 2015, jalan itu secara luas dianggap sebagai keajaiban infrastruktur. Dirancang untuk menghubungkan kota Gufuzhen di daerah Xingshan ke jalan raya utama yang menghubungkan Shanghai dan Chengdu di Cina barat daya, jalan raya gantung yang unik ini sekilas tidak masuk akal.
Mengapa jembatan besar dibangun di tengah Sungai Xiangxi, padahal Anda bisa membuatnya berjalan di sampingnya, di darat? Padahal, sudah ada jalan di sepanjang sungai, artinya jelas bisa dilakukan, jadi mengapa tidak membangun jalan raya seperti itu?
Melansir Oddity Central, rupanya para insinyur China memutuskan bahwa jalan raya gantung yang membentang di sepanjang tengah sungai tidak hanya lebih murah untuk dibangun, tetapi juga lebih efisien. Mereka menganggap bahwa membangun jalan raya melalui lanskap pegunungan yang kompleks seperti Lembah Sungai Xiangxi di Hubei lebih sulit daripada kedengarannya. Ini melibatkan penggalian bermil-mil terowongan melalui batu, merelokasi orang yang tinggal di tepi sungai, dan mempengaruhi flora dan fauna setempat.
Setelah menghitung, tim insinyur menunjukkan bahwa membangun jembatan jalan raya di atas sungai lebih murah dan lebih cepat daripada membangun jalan raya di darat.
Sudah jelas bahwa membangun jalan gantung sepanjang 4,4 kilometer yang mengikuti lekukan Sungai Xiangxi bukanlah pekerjaan yang murah, tetapi tampaknya lebih baik daripada alternatifnya. 440 juta yuan atau setara Rp987 miliar yang dihabiskan untuk jalan raya sungai yang unik ini tampaknya beberapa kali lebih kecil dari biaya proyek jalan raya darat di lembah ini.
Lebih dari itu, jalan ini mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk berkendara dari Gufuzhen ke jalan raya utama dari lebih dari satu jam menjadi hanya 20 menit. Apalagi, pemandangannya yang menakjubkan untuk berkendara di tengah sungai jadi salah satu daya tarik tersendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Oddity Central
Peneliti membuat terobosan baru setelah menemukan cara untuk membuat es krim yang hampir tidak meleleh.
Erupsi Gunung Semeru disertai awan panas guguran, kolom abu 1.000 meter, status tetap Level III Siaga.
Pakar Hukum Tata Negara Unej meminta BK DPRD Jember memberi sanksi tegas kepada legislator yang bermain gim saat rapat.
Tiket laga kandang terakhir PSIM Jogja vs Madura United di SSA Bantul habis terjual, 8.500 suporter siap padati stadion.
Sebanyak 11 pemain masuk nominasi IBL Sportsmanship Award 2026 berkat permainan bersih sepanjang musim reguler IBL.
Ratusan warga Parangjoro Sukoharjo menggelar doa bersama terkait polemik izin warung kuliner nonhalal di Dusun Sudimoro.