Prabowo Sebut Banyak Menteri Masuk Rumah Sakit karena Kerja Keras
Prabowo Subianto menyebut banyak menteri dan kepala badan masuk rumah sakit akibat bekerja keras mengejar target pemerintah.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sudah mulai bosan dengan menu buka puasa yang itu-itu saja? Cita rasa masakan Nusantara tak lagi cukup menggugah selera saat berbuka?
Tenang setara dengan luasnya dunia, beragam kuliner pun juga tersedia. Bahkan dari sekedar menjajal menu buka puasa dari belahan benua lain, bisa membuatmu merasa keliling dunia dalam satu sajian piring.
Tentunya sajian menu buka puasa dari penjuru dunia ini tak kalah nikmat dengan makanan Nusantara, ada apa saja? Simak langsung ulasan berikut ini.
1. Dolma, Armenia
Indonesia punya arem-arem sedangkan Armenia ada Dolma. Sajian satu ini bisa jadi pilihan takjil saat buka puasa. Hampir serupa dengan arem-arem dengan isian ayam, Dolma jiha terbuat dari nasi yang digulung dengan tambahan daging serta sayuran.
Perpaduan sayuran biasanya terdiri dari banyak jenis misalnya ada terong, bawang bombay, paprika, zucchini, bawang putih, dan daging. Bedanya jika arem-arem dibungkus daun pisang, Dolma dibungkus dengan daun anggur baru kemudian dikukus.
Dahulu, Dolma menjadi sajian khusus untuk Sultan, Wazir Agung, dan beberapa pejabat istana lainnya. Namun kini Dolma banyak dikonsumsi oleh masyarakat timur tengah seperti Armenia, Turki, Iran, dan lain-lainnya.
2. Hyderabadi Haleem, India
Negeri Bollywood ini puasa sajian khas yang begitu spesial hadir saat Ramadan tiba, terdiri dari daging domba rebus, berpadu dengan lentil dan gandum yang ditumbuk, bernama Hyderabadi Haleem.
Hidangan ala Arab ini banyak ditemukan di kota Hyderabad, India. Dengan cita rasa gurih dengan aroma rempah-rempah seperti jahe, bawang putih, kunyit, jinten, kayu manis, kapulaga, cengkeh, lada hitam dan lainnya, membuat sajian ini begitu digemari.
Terbuat dari bahan yang bernutrisi dan berkalori tinggi, Hyderabadi Haleem dapat mengembalikan energi yang hilang saat berpuasa.
3. Harira, Maroko
Harora berasal dari bahasa Arab yang berarti 'halus', sebuah sup yang terbuat lentul, buncis, daging, dan bihun dalam kehangatan sup tomat. Konsistensi sup yang lembut berasal dari tedouira, yakni campuran tepung dan air yang mengental yang ditambahkan dalam sup.
Tak jarang bihun digantikan dengan nasi bahkan disantap bersamaan dengan Chebakia, kue manis berbentuk bunga yang ditaburi biji wijen.
Harira adalah makanan wajib Ramadan di Maroko dan setiap keluarga punya cara yang berbeda-beda dalam penyajiannya, tapi yang pasti kehangatan sup tomat ini berasal dari keseimbangan rasa bumbu dan rempah-rempah seperti kayu manis, kunyit, jintan, ketumbar, peterseli, seledri, dan jahe.
4. Nasi jollof, Afrika
Nasi Jollof adalah hidangan dengan rona oranye gelapnya sering dijumpai di Ghana, Nigeria, Senegal, Kamerun, dan Liberia ialah nasi berbumbu, yang diolah dengan potongan tomat, bawang, paprika, dan variasi bumbu yang berbeda tergantung di negara mana hidangan ini dibuat.
Misalnya di Sengal nasi jollof menggunakan seafood sebagai proteinnya. Gambia yang wajib menggunakan kol, lalu Ghana lebih suka menggunakan nasi basmati yang lebih aromatik. Ada pula Liberia yang terkadang mengganti penggunaan minyak kacang tanah dengan minyak kelapa sawit saat membuat nasi jollof.
Nasi Jollof hampir selalu hadir di meja makan saat berbuka puasa selama Ramadan. Hidangan ini dapat dinikmati sendiri atau disajikan dengan pisang raja goreng atau daging ayam panggang atau pilihan protein lain sesuai selera keluarga.
5. Bolani, Afghanistan
Bolani merupakan roti isi salah satu makanan pokok buka puasa di Afghanistan. Isian roti biasanya terdiri dari kentang, bawang, dan rempah-rempah yang kemudian dipanggang atau digoreng. Cara menyantapnya bisa langsung dimakan atau dicocol dengan chakkah, saus yoghurt dengan rasa mint.
Jika pernah menjajal Paratha atau prata, roti isi Afghanistan ini serupa dengan sajian sejenis berasal dari Bangladesh, India, dan Pakistan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prabowo Subianto menyebut banyak menteri dan kepala badan masuk rumah sakit akibat bekerja keras mengejar target pemerintah.
Dua mesin diesel milik petani di Bulak Dobangsan, Wates, Kulonprogo dicuri. Korban merugi Rp3,5 juta, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi prihatin atas OTT Bupati Pemalang. Pemprov menunggu status hukum KPK sebelum menunjuk Plt bupati.
GoTo mencatat laba bersih Rp252 miliar pada kuartal II-2026. Bisnis Fintech menjadi kontributor utama dan melampaui ODS untuk pertama kalinya.
Istri Bupati Pemalang Noor Faizah Maenofie tiba di Gedung Merah Putih KPK usai OTT yang menjerat 21 orang terkait dugaan korupsi.
Mbah Rabikem, 80 tahun, masih setia membuat jenang upih khas Sleman. Kuliner tradisional ini diracik hingga 7 jam dan selalu ludes terjual.