Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Suasana salah satu stan bakpia./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Berwisata ke Jogja tidak lengkap rasanya jika tidak membeli oleh-oleh makanan khas Jogja.
Sebuah provinsi yang dikenal sebagai kotapelajar ini menawarkan banyak makanan khas yang bisa dijadikan oleh-oleh untuk keluarga di rumah. Sayangnya tidak semua makanan bisa tahan lama karena ada yang dibuat dari kelapa.
Makanan khas Jogja yang dibuat dari campuran kelapa antara lain wingko, klepon, geplak, kipo, dan masih banyak lagi. Makanan-makanan ini sangat mudah dijumpai di objek wisata di Jogja maupun di toko khusus oleh-oleh.
Agar mendapatkan makanan yang berkualitas, berikut ini tips memilih oleh-oleh makanan khas Jogja:
Malu bertanya sesat di jalan. Peribahasa itu cocok diterapkan sebelum memutuskan untuk membeli oleh-oleh. Anda perlu menanyakan kepada penjualnya apakah makanan masih baru atau sudah lama.
Meski sudah bertanya dan pedagang mengatakan oleh-oleh makanan yang dijualnya masih baru, sebaiknya jangan langsung percaya. Anda harus mengecek tampilan makanan yang ada di dalam bungkus terlebih dahulu.
Baca juga: Wisatawan Keluhkan Pedagang Teras Malioboro Jual Wingko Berjamur, Pemda DIY Siapkan Sanksi
Biasanya makanan tertentu seperti bakpia bisa dibuka bungkusya dan dilihat kualitasnya. Pastikan makanannya masih dalam kondisi baik, kemasan tidak rusak, dan makanan tidak berjamur.
Selain bertanya dan melihat tampilannya, hal penting lain saat membeli oleh-oleh adalah mengecek tanggal kadaluarsa makanan tersebut. Tanggal expired ini bisa ditemui di sisi luar kemasan.
Sebaiknya jangan membeli makanan yang tidak ada tanggal kadaluarsanya. Pastikan pula tulisan tanggal kadaluarsa ditulis dengan mesin, bukan tulisan tangan.
Banyak orang yang membeli oleh-oleh saat mendekati waktu kepulangan. Alasannya agar tidak repot membawanya kemana-mana karena tour wisata belum selesai.
Namun tahukah Anda, belanja oleh-oleh di akhir wisata justru tidak nyaman karena diburu waktu. Salah satunya karena bus yang ditumpangi akan segera berangkat.
Dalam kondisi seperti ini, bisa jadi Anda langsung mengambil oleh-oleh tanpa melihat tanggal kadaluwarsanya, tanpa menanyakan hal detil kepada pedagang, atau malah tanpa memegang produk yang akan dibeli. Anda langsung memesan, membungkus, dan membayarnya.
Jangan sampai hal ini terjadi karena jika ternyata oleh-oleh yang Anda beli basi atau sudah kadaluwarsa, Anda akan menyesal belakangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Polres Kulonprogo petakan 30 geng pelajar untuk cegah kejahatan jalanan. Simak langkah preventif Pemkab dan kepolisian di sini.
FIB Bronze Jogja 2026 jadi ajang penting pembinaan padel Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia dan Asian Games.
BNI ini salah satu bank nasional dengan jaringan internasional yang cukup besar. Kami menjadi penghubung antara dunia internasional dengan Indonesia, baik inbou
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.
Telat haid tidak selalu karena hamil. Simak penyebab dan cara alami membantu melancarkan siklus menstruasi.