Peneliti Temukan Resep Membuat Es Krim Anti Meleleh
Peneliti membuat terobosan baru setelah menemukan cara untuk membuat es krim yang hampir tidak meleleh.
Hot pot di restoran Pipa Yuan. / Youtube
Harianjogja.com, CHONGQING—Kota Chongqing di Cina adalah rumah bagi restoran hot pot terbesar di dunia. Restoran itu mencakup seluruh lereng bukit dan memiliki hampir 900 meja makan.
Kota Chongqing terkenal dengan hot potnya. Ada puluhan ribu restoran yang berspesialisasi dalam hidangan panas dan pedas untuk dipilih.
Namun, jika Anda mencari yang paling mengesankan, tidak perlu mencari lagi selain Pipa Yuan, restoran raksasa bertingkat di atas bukit besar. Terletak di distrik Nan'an, di pinggiran Chongqing, meliputi area seluas 3.300 meter persegi, dan sebagian besar pengunjung memerlukan petunjuk arah untuk menemukan meja yang dipesan di antara ratusan meja yang tersedia.
Melansir Oddity Central, Pipa Yuan telah lama dipuji sebagai restoran hot pot terbesar di dunia, tetapi tahun lalu Guinness Records meresmikan gelar tersebut.
Karena besarnya Restoran Pipa Yuan, dan fakta bahwa itu terletak di lereng bukit yang curam, pengunjung dapat memakan waktu hingga 30 menit dari tempat parkir di bawah bukit ke salah satu meja yang tersedia di restoran. Di sana, ada 888 meja yang bisa menampung sekitar 5.800 orang sekaligus.
Meski begitu, jarak tempuh yang jauh itu sepertinya tidak mempengaruhi kepopuleran tempat ini. Faktanya, meskipun kapasitas restoran sangat besar, menemukan meja tanpa reservasi, terutama selama musim semi dan musim panas, hampir tidak mungkin.
Orang-orang dari seluruh China datang untuk merasakan langsung restoran hot pot terbesar di dunia itu.
Seperti yang dapat Anda bayangkan, memasak beberapa ton hot pot setiap hari dan menyajikannya kepada ribuan pelanggan membutuhkan banyak staf. Pipa Yuan dilaporkan mempekerjakan ratusan pelayan, puluhan juru masak, dan puluhan staf dapur, serta lebih dari 25 kasir.
Menariknya, Pipa Yuan sama sibuknya di malam hari seperti di siang hari. Restoran ini lebih menarik pada malam hari, karena semua perlengkapan lampu warna-warni yang menghidupkan seluruh lereng bukit.
Sedangkan untuk hot pot, menurut ulasan online, sangat enak untuk restoran sebesar itu. Waktu penyajiannya bisa agak lama, terutama pada jam-jam tersibuk di siang hari, tetapi bahan-bahan yang segar, rempah-rempah yang lembut, dan pemandangan dari bukit tampaknya sepadan untuk itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Oddity Central
Peneliti membuat terobosan baru setelah menemukan cara untuk membuat es krim yang hampir tidak meleleh.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.
Veda Ega Pratama finis ke-8 Moto3 Catalunya 2026 usai start dari posisi 20. Tampil impresif dan raih poin penting untuk Indonesia.
Video viral terduga pelaku curanmor diamuk massa di Ponorogo. Polisi amankan pelaku dan lakukan penyelidikan lebih lanjut.