Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Ruas jalan di Dubai dengan hujan yang turun sepanjang tahun. / Ist
Harianjogja.com, DUBAI—Hujan di Dubai, Uni Emirat Arab tergolong langka. Untuk mengatasi hal ini, kota itu sampai mengandalkan teknologi untuk membuat hujan buatan yang turun sepanjang tahun.
Lokasi dengan hujan buatan yang turun sepanjang tahun itu dikenal dengan nama Raining Street Dubai. Jalanan ini sudah banyak disambangi wisatawan dan diunggah ke Instagram. Unggahannya menampilkan ruas jalan pedestrian bergaya Eropa kuno, dilapisi dengan tenda polkadot merah dan putih.
BACA JUGA: Kafe di Dubai Siapkan Robot Supermodel yang Sajikan Kopi untuk Pelanggan
Rupanya, ruas jalan itu terletak di hotel Cote d’Azur Monaco di pulau Heart of Europe, kawasan World Islands, Dubai. Jalan yang dikendalikan teknologi iklim itu terbuka untuk umum.
Melansir The National News, jalan itu dibangun oleh Grup Kleindienst. Seperti namanya, jalan sepanjang satu kilometer ini dilengkapi dengan peralatan yang memastikan hujan selalu turun di daerah panas itu.
Di sini, tetesan air hujan tidak hanya akan terus berjatuhan di kepala pengunjung, tetapi jalanan juga akan dijaga pada suhu 27°C, dengan kecepatan angin 5 kilometer per jam dan tingkat kelembapan 60%, mirip dengan musim panas Eropa yang nyaman. .
Intensitas hujan akan disesuaikan dengan musim. Misalnya saat puncak musim panas Anda bahkan bisa mengharapkan hujan lebat.
Perwakilan hotel juga mengonfirmasi bahwa salju juga akan turun di jalan di masa mendatang.
BACA JUGA: Keren! Drone Pabrikan Bantul Tampil di Dubai
Hujan buatan tentu menjadi satu hal yang unik dari wisata Dubai. Ada dua cara untuk mengakses Raining Street Dubai, baik sebagai tamu di hotel atau dengan tiket harian seharga Dh300 atau setara dengan Rp1,2 juta.
Pengembang berharap teknologi ini akan membawa suasana Eropa lebih dekat ke jantung kota Dubai, terutama selama bulan-bulan musim panas yang panas.
“Teknologi ini memastikan bahwa segera setelah suhu naik di atas 27°C di pulau itu, air dingin dalam bentuk hujan akan turun dari atas gedung melalui pipa tersembunyi,” kata ketua Grup Kleindienst, Josef Kleindienst.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Bareskrim Polri ajukan Red Notice Interpol untuk Lukmanul Hakim, bandar sabu jaringan internasional yang diduga operasi plastik.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan. Simak rute aksi damai dan enam tuntutan driver online di Jogja dan Sleman.
Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu hanya meraih skor 61% di Rotten Tomatoes, tetapi tetap dipuji penggemar Star Wars.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 19 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.