Kera Liar Masuk Rumah Warga Sragen, Damkar Turun Tangan
Kera liar masuk rumah warga Sragen dan merusak perabot. Damkar evakuasi dalam 20 menit, langsung diserahkan ke BKSDA.
Jenang Gempol dan Dawet Camcau Bu Tum di Pasar Pathuk. /Ist-jogjakota.go.id
Harianjogja.com, JOGJA—Pasar Pathuk merupakan pasar kecil dekat Malioboro yang selalu ramai pengunjung baik dari warga Jogja maupun turis lokal dan mancanegara setiap harinya. Pasar yang dipenuhi penjual bakpia ini berdiri sejak tahun 1977 dengan luas sekitar 2000 meter persegi.
Selain bakpia, ada pula aneka kuliner yang patut dicoba dan mungkin belum pernah kamu temui sebelumnya di tempat manapun. Kulinernya pun tak terbatas jajanan tradisional yang cukup legendaris namun ada pula sajian kuliner lain dengan kelezatan yang siap memanjakan lidah.
Ada apa saja? Mari simak beberapa rekomendasi kuliner di Pasar Pathuk berikut ini:
Jenang Gempol dan Dawet Camcau Bu Tum
Jenang gempol dan dawet camcau termasuk kuliner yang sudah jarang ditemui di Jogja. Di Pasar Pathuk, kamu bisa menjajalnya lewat lapak sederhana Bu Tum, tepat di pintu masuk Pasar Pathuk di Jalan Bhayangkara No.6, Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta.
Jenang gempol ialah sajian berasal dari tepung beras berpadu dengan bubur sumsum coklat dan siraman kuah santan. Sementara dawet camcau yakni paduan dawet terbuat dari tepung beras dan cincau hijau tak lupa siraman gula jawa dan kuah santan.
Satu mangkuk kecilnya hanya dihargai Rp5.000 baik jenang gempol maupun dawet camcaunya. Dua sajian legendaris ini pun dapat kamu campur dalam satu mangkuk maupun secara terpisah.
Nasi Kuning Mun Acung
Nasi kuning termasuk kuliner yang umum di Nusantara tapi kalau mencari sarapan nasi kuning dengan topping melimpah, nasi kuning Mun Acung solusinya. Buka sejak pukul 07.00 pagi, tak jarang hanya dalam dua atau tiga jam dagangannya sudah ludes karena selalu ramai pembeli.
Dalam satu porsi berisi nasi kuning kering kentang, telur dadar suwir, serundeng, abon, dan sambal bajak serta tambahan daging sapi empal yang empuk nan gurih dibanderol seharga Rp28.000.
Lokasinya ada di sisi selatan atau tak jauh dari pintu masuk Pasar Pathuk tepatnya di Jalan Beskalan No.27, Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta.
Mi Ayam Bandung 59
Meski tak berada tepat di Pasar Pathuk, Mi Ayam Bandung 59 tak jauh dari kawasan pasar, tepatnya di sisi selatan pasar atau di Jalan Beskalan No.35, Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta.
Mi ayam dengan tekstur mi yang lembut nan tipis ini menawarkan cita rasa gurih, manis, dan pedas dalam semangkuk mie ayam asin pedas atau manis pedas. Selain kelezatan mie adapun aneka kudapan tambahan seperti bakso goreng bertekstur kenyal dan aneka pangsitnya.
Satu mangkuk mi toping melimpah dan siraman kuah yang segar dibanderol seharga Rp17.000 hingga Rp22.000 saja cukup untuk mengenyangkan perut dan memanjakan lidahmu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kera liar masuk rumah warga Sragen dan merusak perabot. Damkar evakuasi dalam 20 menit, langsung diserahkan ke BKSDA.
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. Pertamax Green ikut naik, sementara Pertalite dan Biosolar tetap.
Jadwal KRL Solo–Jogja Rabu 10 Juni 2026 lengkap, 12 perjalanan dari pagi hingga malam, tarif Rp8.000, bebas macet.
“Harapannya pelaku usaha di sini [Padukuhan Banyu] bisa naik kelas, yang ditandai dengan naiknya omzet dan pendapatan yang dimiliki,”
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 10 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam, tarif murah Rp8.000 dan bebas macet.
Sekda DIY soroti alih fungsi lahan dan pentingnya data dalam kebijakan untuk menjaga ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.