Kantor Pos Tertua di Dunia Berusia 311 Tahun, Baru Saja Berganti Kepemilikan

Lajeng Padmaratri
Lajeng Padmaratri Minggu, 08 Oktober 2023 21:27 WIB
Kantor Pos Tertua di Dunia Berusia 311 Tahun, Baru Saja Berganti Kepemilikan

Kantor pos tertua di dunia ada di Sanquhar, Skotlandia dengan usia 311 tahun. / Ist

Harianjogja.com, EDINBURGH—Sebuah kantor pos tertua di dunia beroperasi di desa Sanquhar, Skotlandia selama 311 tahun. Bangunan bersejarah itu kini dikelola oleh pasangan suami-istri.

Sanquhar merupakan sebuah desa kecil di wilayah Dumfries dan Galloway di Skotlandia selatan dengan populasi sekitar 2.000 jiwa.

BACA JUGA: Ini Kafe Tertua di Dunia, Jadi Tempat Nongkrong Sejumlah Tokoh Terkenal

Kantor pos ini sudah beroperasi sejak tahun 1712. Menurut The Telegraph, saat pertama kali dibuka, surat dikirim dengan menunggang kuda melintasi perbatasan Skotlandia-Inggris.

Sayangnya, kantor pos tersebut nyaris berhenti beroperasi karena pengelola menjual gedungnya sejak 2019. Warga setempat khawatir bagian penting dari warisan Skotlandia ini akan terpaksa ditutup selamanya.

Kantor pos Sanquhar merupakan objek wisata lokal. Pengunjung dari seluruh dunia mampir untuk melihat surat mereka ditandai dengan stempel tangan khusus bertuliskan 'kantor pos tertua di dunia'.

Stempel kantor pos Sanquhar yang bertuliskan "kantor pos tertua di dunia". / Ist

Beruntung, baru-baru ini sepasang suami istri membeli kantor pos tersebut. Keduanya, Barry dan Mary Ford, berasal dari Inggris, namun lama tinggal di Florida selama 20 tahun terakhir dan kini pindah ke Sanquhar untuk mengelola kantor pos.

BACA JUGA: Pria Berusia 90 Tahun Ini Jadi Binaragawan Tertua di Dunia

Barry mengaku telah mengumpulkan prangko saat masih kecil, jadi mereka tertarik mengajukan tawaran untuk membeli kantor pos.

"Saya adalah seorang kolektor prangko semasa kecil dan mengetahui bahwa nenek moyang Mary berasal dari daerah setempat adalah sebuah takdir," kata dia.

Barry kini menjadi kepala kantor pos ke-17 dalam 311 tahun sejarah kantor tersebut.

"Penting bagi kami untuk terus menjaga hal ini demi pariwisata dan komunitas setempat," tambah Mary. "Kami tidak ingin kantor ini tutup jika kami bisa mempertahankannya, terutama bagi masyarakat setempat karena banyak cabang lain yang tutup."

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : allthatinteresting.com

Share

Lajeng Padmaratri
Lajeng Padmaratri Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online