Kecelakaan KA Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi, Masinis Jadi Tersangka
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.
Para penari jaran kepang mengikuti kegitan Nyadran Jaran Kepang di Lapangan Desa Kedungumpul, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung. ANTARA/Heru Suyitno
Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah menyimpan banyak potensi wisata seni pertunjukan. Salah satunya Nyadran Jaran Kepang yang merupakan agenda tahunan.
Pentas seni ini bakal dijadikan Pemkab Temanggung untuk menjadi daya tarik wisata wilayahnya.
"Pentas seni jaran kepang atau kuda lumping secara massal itu bisa dijadikan kegiatan tahunan sebagai salah satu wisata budaya andalan di Temanggung," kata Penjabat Bupati Temanggung Hary Agung Prabowo, Sabtu (27/7/2024).
Sebanyak 1.200 orang menampilkan tari jaran kepang yang digelar di Lapangan Desa Kedungumpul, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung.
Hary menyampaikan Nyadran Jaran Kepang yang digelar untuk kali pertama ini mendapat sambutan dari masyarakat untuk menyaksikannya.
Selain melestarikan seni budaya lokal, katanya, kegiatan ini juga meningkatkan dan mengembangkan potensi pariwisata budaya di Temanggung karena acara tersebut memiliki daya tarik yang tinggi.
Menurut dia, pentas jaran kepang secara massal tersebut akan dijadikan kegiatan tahunan sebagai salah satu andalan di Temanggung, sehingga nanti banyak wisatawan yang datang untuk menyaksikan acara tersebut.
BACA JUGA: Dua Terduga Pelaku Kejahatan Jalanan Berkejaran di Sleman, Polisi Temukan Senjata Tajam
Pada sambutan nyadran jaran kepang, dia menyampaikan potensi budaya sangatlah membanggakan di Kabupaten Temanggung, yang sampai Juni 2024, tercatat di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung, mencapai sebanyak 2.948 kelompok seni.
"Luar biasa, sangat banyak sekali, melebihi jumlah desa/kelurahan yang hanya 289 desa/kelurahan, berarti paling tidak satu dusun itu ada grup kesenian," katanya.
Menurut dia, semua potensi yang ada tersebut tidak akan dapat lestari dan bermanfaat kalau tidak ada komitmen dari berbagai pihak dalam upaya melestarikan.
"Peran pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk bersama-sama bergandengan tangan dalam pelestarian budaya guna memperteguh Temanggung sebagai kota kesenian dan kebudayaan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.
Bus wisata Taman Pintar tak lagi parkir di TKP Senopati. Pemkot Jogja menyiapkan drop zone di Sriwedani untuk memudahkan rombongan.
Kemenkop mengakui ada manajer Kopdes yang mundur karena penempatan jauh. Sekitar 1.900 manajer ditempatkan lintas provinsi.
Ojol perempuan di Jogja mendapat pelatihan bahasa Inggris gratis. Program ini digelar dua batch dan melibatkan komunitas Lady Bikers Jogja.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.