Tambang Emas Ilegal di Sungai Batang Tebo Ditindak, Sarana Tambang Dimusnahkan
Polres Bungo memusnahkan sarana PETI di Sungai Batang Tebo, termasuk alat penyaring emas dan tangki minyak berkapasitas 1.000 liter.
Patung Gajah Mada diletakkan ke dasar laut dalam rangkaian peluncuran Majapahit's Warrior Underwater (MU) dan Monumen Mas Bagus Wangsakarya di wisata Pantai Bangsring Underwater Kabupaten Banyuwangi, Kamis. /Antara
Harianjogja.com, BANYUWANGI—Patung Gajah Mada diletakkan ke dasar laut dalam rangkaian peluncuran Majapahit's Warrior Underwater (MU) dan Monumen Mas Bagus Wangsakarya di wisata Pantai Bangsring Underwater Kabupaten Banyuwangi, Kamis.
"Sengaja saya minta kepada Kadis Budpar Jatim supaya titik peletakan MU ini tidak terlalu dalam, agar wisatawan bisa menikmati objek wisata ini cukup dengan snorkeling, tidak perlu sampai diving ke dalam," kata Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono dilansir Antara Jumat (11/10/2024).
Peletakan patung Gajah Mada ini membuktikan keseriusannya dalam mendongkrak pariwisata di Jawa Timur, karena Majapahit's Warrior Underwater (MU) dan Monumen Mas Bagus Wangsakarya ini digadang menjadi daya tarik wisata baru yang menggabungkan keindahan laut dengan megahnya diorama budaya Jawa Timur. MU sendiri terdiri atas satu patung Patih Gajah Mada, 17 patung prajurit Majapahit, dan sebuah Gapura.
"Prajurit Majapahit ini menggambarkan betapa kuat dan besarnya Majapahit, sedangkan gerbang atau gapura menunjukkan Jawa Timur sebagai gerbang IKN. Karena selama pembangunan IKN 'raw materialnya' 70 persen disuplai dari Jawa Timur," ujarnya.
Sedangkan Monumen Mas Bagus Wangsakarya merupakan ikon tokoh Blambangan yang dikenal sebagai guru dari Susuhunan Prabu Tawang Alun Kerajaan Macan Putih.
Penggabungan Majapahit dan Blambangan, kata Adhy, telah mendapat persetujuan dan izin dari tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.
Adhy mengatakan, peluncuran MU kali ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-79 Pemprov Jawa Timur. "Makanya kami berani meluncurkan ini dua hari sebelum peringatan Hari Jadi ke-79 Pemprov Jatim," ucapnya.
Adhy menambahkan, Pemprov Jawa Timur berkomitmen terus mendorong pariwisata sebagai leading sector perekonomian, di mana keberadaan MU dan Monumen Mas Bagus Wangsakarya adalah bagian dari pengembangan wisata bawah laut di kawasan Bangsring Underwater.
"Kami optimistis Bangsring Underwater akan menjadi ikon baru karena menjadi satu-satunya destinasi wisata di Jawa Timur yang menggabungkan keindahan laut yang luar biasa dengan diorama budaya yang megah," ujarnya.
Wisata Bangsring Underwater Banyuwangi dikenal dengan biota lautnya, baik itu terumbu karang, ikan, penangkaran hiu, dan berbagai macam model eco-tourism bawah laut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polres Bungo memusnahkan sarana PETI di Sungai Batang Tebo, termasuk alat penyaring emas dan tangki minyak berkapasitas 1.000 liter.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.