Produksi Ikan Turun Drastis, Nelayan Gunungkidul Pilih Tangkap Benur
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Aktivitas camping terlihat berjajar di kawasan Pantai Ngrumput di Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari. foto diambil Selasa (31/12/2024). Ist/Satlinmas Rescue Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pantai di Gunungkidul tidak hanya menawarkan pemandangan laut dan pasir yang indah. Pasalnya, di sejumlah lokasi juga menjadi lokasi favorit untuk berkemah.
Seperti halnya saat malam pergantian tahun pada Selasa (31/12/2024), banyak pengunjung yang mendirikan tenda dan menginap di dekat Pantai.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi 2 di Pantai Baron, Surisdiyanto mengatakan, aktivitas ngecamp di kawasan Pantai sudah berlangsung lama. Hampir saat ada momen liburan, maka dipastikan ada lonjakan aktivitas camping.
Begitu halnya saat malam tahun baru di sejumlah Pantai terlihat penuh dengan tenda-tenda yang didirikan oleh pengunjung. Pantai yang banyak digunakan ngecamp di antaranya Watukodok, Sundak, Ngrumput, Nglolang dan Poktunggal.
“Destinasi Pantai yang paling banyak untuk camping adalah Watukodok dan Sundak. Saat malam tahun baru, keduanya ramai sekali,” kata Suris, Kamis (2/1/2025).
Dia menjelaskan, Pantai Watukodok dan Sundak menjadi lokasi favorit camping karena secara akses juga mudah. Di sisi lain, pantainya juga luas sehingga aktivitas pendirian tenda bisa dilakukan dengan mudah.
“Tentunya kami terus meingmbau kepada pengunjung yang camping untuk tetap berhati-hati dan tidak bermain di lokasi berbahaya,” katanya.
Oleh karena itu, Suris mengakui terus melakukan patroli, meski telah malam hari. Hal ini dilaksanakans sebagai upaya untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.
“Yang camping kebanyakan adalah anak-anak muda. Kami bersyukur saat malam pergantian tahun berjalan lancar karena dari sisi gelombang juga tergolong masih landai,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardhana mengatakan, aktivitas camping ke Pantai sudah menjadi tujuan pengunjung, khususnya dari golongan anak-anak muda. Pihaknya mengimbau agar aktivitas dilakukan dengan aman dan untuk keselamatan bersama.
“Malam tahun baru kemarin juga banyak yang camping di Pantai Gunungkidul,” katanya.
Windu mengungkapkan, target kunjungan wisata selama libur natal dan tahun baru sebanyak 101 ribu pengunjung. Berdasarkan perhitungan dari 21-31 Desember 2024, tercatat kunjungan wisata di destinasi Gunungkidul mencapai 151.095 pengujung.
“Target libur natal dan tahun baru bisa terlampaui karena destinasi wisata Gunungkidul ramai dipadati pengunjung,” katanya.
Dia menjelaskan, pengunjung di kawasan Pantai masih mendominasi. Pantai-pantai yang ramai pengunjung di antaranya Ngrumput, Drini, Sadranan hingga Sundak.
“Untuk destinasi lain seperti Goa Pindul, Air Terjun Sri Getuk dan Nglanggeran juga rama, tapi jumlahnya tidak sebanyak pengunjung di kawasan Pantai,” ungkapnya.
Target pengujung yang terlampaui juga berdampak terhadap PAD dari retribusi masuk wisata. pada awalnya, target pemasukan yang dipatok sebesar Rp1,2 miliar, namun didalam realisasinya PAD yang diperoleh mencapai Rp1,48 miliar.
“Memang kunjungan wisata ada lonjakan sehingga target libur natal dan tahun baru bisa terlampaui,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.