Bripka E Pengasuh Ponpes di Wonogiri Ditahan Kasus Kekerasan Seksual
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Wisatawan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah Amerika Serikat (AS) memperbarui peringatan perjalanan bagi warganya yang bertujuan ke Indonesia. Pembaruan ini dikeluarkan melalui situs resminya, travel.state.gov.
Dalam peringatan yang diterbitkan akhir April 2025 lalu, pemerintah AS mengimbau warganya untuk berhati-hati saat berada di Indonesia karena adanya potensi ancaman terorisme dan bencana alam. Beberapa daerah, terutama Papua Tengah dan Papua Pegunungan, bahkan dikategorikan sebagai wilayah Level 4 alias Jangan Bepergian karena risiko kerusuhan sipil dan kekerasan.
“Di Papua Tengah dan Papua Pegunungan, demonstrasi dan konflik yang disertai kekerasan dapat mengakibatkan cedera atau kematian bagi warga negara AS. Hindari demonstrasi dan keramaian. Separatis bersenjata dapat menculik warga negara asing,” demikian pernyataan resmi yang dikutip Sabtu (10/5/2025).
Selain ancaman terorisme, risiko bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, dan letusan gunung berapi juga menjadi perhatian utama. Pemerintah AS mengingatkan bahwa bencana alam dapat mengganggu transportasi, infrastruktur, sanitasi, serta layanan kesehatan di Indonesia.
BACA JUGA: Paket Makanan untuk Jemaah Haji Indonesia Disajikan dalam Empat Warna Wadah
Warga negara AS yang tetap memilih untuk bepergian ke Indonesia diimbau untuk memantau media lokal, menghindari demonstrasi, dan selalu memperhatikan keselamatan pribadi. Pemerintah AS juga merekomendasikan pendaftaran di Program Pendaftaran Pelancong Cerdas (STEP) untuk mempermudah pemberian bantuan dalam keadaan darurat.
Mereka juga diingatkan untuk memastikan paspornya masih berlaku setidaknya enam bulan setelah tanggal kedatangan. Pelancong juga diminta untuk menyiapkan rencana darurat untuk situasi darurat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.