Cetak Banyak Gol di MLSC Jogja, Khayla Ingin Tembus Timnas Indonesia
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Sendratari Ramayana Padhang Bulan di Candi Prambanan.ist
Harianjogja.com, JOGJA– Sinaran cahaya bulan purnama menyinari megahnya Candi Prambanan, membingkai cerita cinta legendaris Rama dan Shinta di pertunjukan Sendratari Ramayana Prambanan Padhang Bulan. Pertunjukan wisata yang diadakan saat bulan purnama ini menggabungkan keindahan seni pertunjukan, spiritualitas, dan tradisi Jawa yang magis.
Sendratari Ramayana Padhang Bulan akan dipentaskan secara rutin setiap bulan di malam purnama. Pertunjukan ini menjadi suguhan budaya unggulan baru dari unit Teater dan Pentas InJourney Destination Management. Pentas ini bukan hanya sekadar pertunjukan, melainkan sebuah pengalaman budaya yang kontemplatif dan sarat makna serta estetika Jawa.
GM Teater dan Pentas Esti Wahyujati mengatakan bahwa untuk mendukung pengalaman yang berkesan, timnya membangun atmosfer yang mendukung pertunjukan ini dengan cermat dan teliti, seperti pencahayaan, penari penyambut, kuliner jajanan ndalu, moco weton dan lainnya.
“Pertunjukan ini dibangun dengan atmosfer natural. Saat pertunjukan, kami mengutamakan pencahayaan panggung dari sinar rembulan, dan meminimalisir penggunaan lampu sorot panggung. Kami hadirkan nuansa yang syahdu, sakral, dan tentu saja tetap menghadirkan hiburan khas Ramayana,” ujar Esti Wahyujati, Jumat (11/7/2025).
Pertunjukan Sendratari Ramayana Padhang Bulan berbeda dengan pertunjukan Sendratari Ramayana Prambanan yang digelar reguler. Selain pencahayaan alami dari bulan purnama, pengunjung diajak untuk turut serta dalam satu prosesi pembersihan sebelum mengikuti prosesi kirab menuju area pertunjukan. Hal ini menjadi bentuk satu penghormatan terhadap budaya dan filosofi Jawa.
Suasana syahdu semakin lengkap dengan hadirnya jajanan ndalu, yakni sajian kuliner malam khas Jawa seperti wedang ronde, mendoan, telo rebus, dan camilan tradisional lainnya. Hidangan ini menjadi elemen tambahan yang memperkuat suasana dan menyempurnakan pengalaman budaya
malam hari di kawasan Prambanan.
Salah satu pengunjung, Felita dari Semarang, mengaku terkesan dengan konsep yang ditawarkan. “Udah pernah nonton, cuma perasaan ini lebih magis karena di bulan purnama. Ini kayak seru banget, bukan hanya magisnya, namun juga kemodernan-nya juga,” ujarnya antusias.
Senada dengan itu, Magda dari Yogyakarta mengenang pengalaman masa kecilnya saat menonton Ramayana. “Keingat waktu kecil juga diajak ke Ramayana, apalagi sama teman-teman sekolah. Sekarang dikasih experience apalagi pas terang bulan, vibes-nya lebih berasa lagi, nuansanya ada mistis-mistis gitu rasanya,” tuturnya.
Sendratari Ramayana Prambanan Padhang Bulan akan digelar kembali pada hari Minggu, 10 Agustus 2025 pukul 22.00 WIB di Panggung Terbuka Ramayana Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Tiket untuk Kelas Khusus sebesar Rp500.000, Kelas 1 Rp350.000 dan tikek Anak-anak sebesar Rp250.000.
Esti Wahyujati berharap pementasan Ramayana Padhang Bulan tidak hanya menjadi suguhan wisata malam yang unik, memperkaya pengalaman wisata di Prambanan, tetapi juga menjadi perayaan warisan budaya yang kaya dan penuh nilai.
“Kembalinya tradisi ini, yang pernah digelar beberapa dekade silam, diharapkan bisa dicintai oleh wisatawan domestik maupun mancanegara serta mampu memperkuat posisi Prambanan sebagai destinasi budaya kelas dunia. Semoga pentas ini menjadi cahaya baru dalam panggung seni dan budaya kita,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
DPRD Kota Jogja mendorong Raperda P4GN untuk memperkuat pencegahan, pemberantasan, perlindungan, dan rehabilitasi narkotika.
KPK mendalami mekanisme penerimaan mahasiswa baru Unsoed melalui jalur mandiri dengan memeriksa sejumlah saksi kasus dugaan korupsi.
SMKN 1 Adiwerna Tegal menjuarai Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Semarang dan melaju ke Grand Final di Istora Senayan.
Gebyar Batik Sleman 2026 digelar dengan bazar, diskon hingga 50 persen, serta edukasi sertifikasi halal bagi pelaku IKM.
Tarif listrik kuartal IV 2026 segera ditetapkan. Bahlil Lahadalia memberi sinyal tarif listrik kemungkinan tidak mengalami kenaikan.