Rubino Tenggelam di Pantai Kesirat, Tim SAR Sisir Laut dan Darat
Nelayan 65 tahun, Rubino, tenggelam di Pantai Kesirat Gunungkidul. Hingga Minggu pagi, pencarian lewat laut dan darat belum membuahkan hasil.
Pramusaji menyiapkan menu ramen kepada pelanggan di Ramen Mura kawasan Tamanan, Banguntapan, Bantul, Sabtu (17/1/2026).
Harianjogja.com, BANTUL—Perpaduan kawasan kampus dan destinasi wisata menjadikan Bantul semakin diperhitungkan sebagai pasar strategis pengembangan restoran kekinian dan usaha kuliner modern.
Pelaku industri menilai perputaran konsumen di Bantul relatif tinggi dan stabil. Segmen mahasiswa yang besar dipadukan dengan wisatawan yang terus berdatangan menjadi faktor utama meningkatnya minat investasi kuliner.
Dengan menghadirkan beragam konsep dan inovasi menu, restoran kekinian berupaya menjangkau pasar yang lebih luas. Strategi ini dinilai relevan dengan karakter konsumen Bantul yang beragam dan terbuka terhadap tren kuliner baru.
CFO PT Sembilan Sariboga Indonesia, Raymond Pandi menyampaikan, pihaknya melihat wilayah penyangga Kota Jogja ini memiliki daya tarik kuat untuk meramaikan wisata kuliner, seiring tingginya aktivitas mahasiswa, warga lokal, hingga wisatawan.
Selama beberapa tahun terakhir, kata Raymond perusahaannya fokus mengembangkan outlet restoran ramen dengan berbagai konsep, mulai dari restoran hingga format ekspres. Ke depan, perusahaan menyiapkan inovasi baru dengan masuk ke konsep mobile food melalui brand Ramen Go di wilayah ini.
"Dengan semakin berkembangnya pariwisata, industri lain untuk menunjang itu tentu juga harus ada, salah satunya kuliner," katanya, Sabtu (17/1/2026).
Menurutnya, kehadiran Ramen Mura di Tamanan, Banguntapan, Bantul diarahkan ke kawasan yang mampu merangkul berbagai segmen. Mulai dari mahasiswa, warga setempat, hingga wisatawan. Menurut Raymond, pasar kuliner di Jogja dan sekitarnya sangat menarik karena perputaran pengunjung yang tinggi.
Menurutnya pembukaan cabang di kawasan kampus di Bantul dilatarbelakangi oleh potensi keramaian yang stabil. “Selain banyak warga, di sini juga banyak mahasiswa. Ramen yang kami hadirkan memang kami konsep agar bisa dinikmati semua kalangan, dari muda sampai tua,” ujarnya.
Dari sisi menu, restoran ramen ini menawarkan beragam varian, mulai dari ramen kuah original, spicy, creamy, creamy spicy, hingga dry ramen atau ramen kering. Selain itu, tersedia pula menu pendukung seperti nasi, snack bites, serta racikan minuman kopi spesial.
“Variasi ini kami siapkan agar konsumen punya banyak pilihan dan tidak bosan. Setiap brand juga kami dorong untuk terus berinovasi,” kata Jocelyn.
Potensi wisata dan kampus mendorong Bantul dilirik pelaku usaha sebagai pasar strategis restoran kekinian dan industri kuliner.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan 65 tahun, Rubino, tenggelam di Pantai Kesirat Gunungkidul. Hingga Minggu pagi, pencarian lewat laut dan darat belum membuahkan hasil.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.