Ducati Luncurkan Panigale V4 Mrquez Edisi Juara Dunia 2025
Ducati meluncurkan Panigale V4 Márquez 2025 edisi juara dunia MotoGP, hanya 293 unit dengan komponen premium dan desain eksklusif.
Foto ilustrasi maskapai penerbangan. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Krisis bahan bakar jet atau avtur mulai berdampak besar terhadap industri penerbangan global. Sejumlah maskapai internasional dilaporkan memangkas sekitar 13 ribu penerbangan sepanjang Mei 2026 akibat lonjakan biaya operasional yang terus meningkat.
Euronews melaporkan, pemangkasan jadwal tersebut membuat hampir dua juta kursi penerbangan hilang dari pasar hanya dalam dua pekan terakhir April. Dampaknya diperkirakan semakin terasa menjelang musim liburan akhir Mei dan awal musim panas di Eropa.
Maskapai-maskapai besar seperti Turkish Airlines, Lufthansa, British Airways, hingga KLM mulai melakukan penyesuaian besar pada jadwal penerbangan mereka. Sejumlah rute dikurangi, sementara penerbangan dengan permintaan rendah mulai dihentikan sementara.
Lufthansa bahkan disebut memangkas sekitar 20.000 rute jarak pendek dari jadwal musim panas tahun ini. Data firma analitik penerbangan Cirium juga menunjukkan kapasitas kursi penerbangan selama Mei turun dari sekitar 132 juta menjadi 130 juta kursi.
Kondisi tersebut dipicu lonjakan harga avtur yang terjadi setelah konflik Iran memanas sejak Februari 2026. Situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah menyebabkan Selat Hormuz sempat ditutup dan mengganggu distribusi minyak dunia.
Selat Hormuz selama ini menjadi jalur penting bagi sekitar seperlima pasokan minyak global. Penutupan jalur strategis tersebut membuat harga bahan bakar jet melonjak tajam hingga lebih dari dua kali lipat dalam waktu relatif singkat.
Maskapai penerbangan pun mulai mencari berbagai cara untuk menekan pengeluaran. Selain mengurangi jumlah penerbangan, sejumlah operator juga mengganti pesawat berbadan besar dengan armada yang lebih kecil agar konsumsi avtur lebih hemat.
Di beberapa rute populer, harga tiket pesawat juga mulai mengalami kenaikan karena kapasitas kursi semakin terbatas. Situasi tersebut membuat calon penumpang berpotensi menghadapi biaya perjalanan yang lebih mahal dibanding biasanya.
Bagi penumpang yang sudah membeli tiket, risiko perubahan jadwal mendadak kini semakin tinggi. Tidak sedikit maskapai yang mulai memindahkan penumpang ke jadwal penerbangan lain akibat penyesuaian operasional.
Kondisi ini dikhawatirkan memengaruhi rencana perjalanan keluarga yang hendak memanfaatkan masa libur akhir Mei, terutama di Inggris dan sejumlah negara Eropa seperti Jerman, Belanda, serta Turki.
Pemerintah Inggris bahkan mulai mengambil langkah darurat untuk mengurangi tekanan terhadap maskapai. Menteri Transportasi Inggris, Heidi Alexander, mengumumkan penangguhan sementara aturan slot penerbangan di sejumlah bandara Inggris.
Kebijakan tersebut memungkinkan maskapai mengurangi frekuensi penerbangan tanpa khawatir kehilangan hak slot bandara mereka kepada maskapai pesaing.
Meski musim liburan baru dimulai, industri penerbangan global kini menghadapi ketidakpastian besar akibat krisis avtur yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Karena itu, penumpang yang memiliki jadwal penerbangan pada akhir Mei disarankan rutin memeriksa status tiket dan perubahan jadwal dari maskapai masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ducati meluncurkan Panigale V4 Márquez 2025 edisi juara dunia MotoGP, hanya 293 unit dengan komponen premium dan desain eksklusif.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 29 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 16 jadwal keberangkatan.
BPS menjamin data Sensus Ekonomi 2026 hanya untuk statistik, bukan pajak. Pendataan menjadi dasar kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Menteri Rosan Roeslani menilai kolaborasi riset dan industri menjadi kunci mempercepat hilirisasi serta memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Mensos Syaifullah Yusuf menegaskan validitas data menjadi kunci Program Sekolah Rakyat agar bantuan pendidikan tepat sasaran bagi keluarga miskin.
Serangan babi hutan dan monyet merusak 5 hektare ladang petani Badui di Lebak. Kerugian diperkirakan mencapai Rp25 juta.