DPRD Bantul Kaji Usulan Perubahan Aturan Pengelolaan BUMKalma
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Pengunjung di Pantai Kuwaru Bantul. - ist/Pemda DIY
Harianjogja.com, BANTUL — Nama Pantai Parangtritis masih menjadi ikon wisata pesisir di Kabupaten Bantul yang sulit tergantikan. Namun, di balik popularitasnya, kawasan pantai bagian barat Bantul kini mulai mencuri perhatian sebagai alternatif destinasi yang lebih tenang dan nyaman bagi wisatawan.
Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul menilai, pengembangan kawasan wisata pantai tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, hingga wisatawan menjadi kunci utama untuk menjaga kualitas dan daya tarik kawasan pesisir.
Sub Koordinator Promosi Kepariwisataan, Markus Purnomo Adi, menegaskan bahwa kebersihan dan kenyamanan pantai merupakan tanggung jawab bersama. Meski pemerintah telah menyiapkan petugas kebersihan di sejumlah titik, luasnya garis pantai membuat peran pengunjung dan pelaku usaha menjadi sangat penting.
“Semua pihak harus terlibat. Tidak bisa hanya pemerintah saja yang menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan pantai,” ujarnya, Selasa (9/6/2026)
Evaluasi terhadap pengalaman wisatawan juga terus dilakukan, terutama setelah adanya beberapa kejadian yang sempat menimbulkan ketidaknyamanan. Dinas Pariwisata memastikan koordinasi dengan pelaku wisata terus diperkuat, khususnya menjelang musim liburan.
Selain pembenahan layanan, berbagai kegiatan juga disiapkan untuk menjaga daya tarik wisata. Salah satunya adalah event Kroncong Pesisir yang akan digelar di Pantai Cangkring pada 20 Juni mendatang.
Meski demikian, daya tarik utama Bantul tidak hanya terletak pada event, melainkan pada keberagaman karakter pantai yang dimilikinya. Pantai Parangtritis tetap menjadi magnet utama, bahkan dianggap sebagai destinasi wajib saat berkunjung ke Yogyakarta.
Namun, kondisi tersebut justru membuka peluang bagi pantai-pantai lain untuk berkembang dengan menawarkan pengalaman berbeda.
Kawasan pesisir barat Bantul kini dikenal sebagai pilihan ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana lebih santai dan tidak terlalu ramai. Salah satu yang mulai populer adalah Pantai Baros, yang menawarkan suasana teduh dengan hutan cemara. Tempat ini kerap menjadi lokasi favorit anak muda untuk bersantai di sore hari.
Pantai Pandansimo juga memiliki keunggulan tersendiri, terutama akses yang mudah. Area parkir yang dekat dengan bibir pantai membuat pengunjung tidak perlu berjalan jauh. Suasana yang rindang di sore hari menjadi nilai tambah bagi destinasi ini.
Sementara itu, kawasan Tanggul Tirto semakin ramai dikunjungi, khususnya pada pagi hari. Selain cocok untuk olahraga ringan seperti jalan santai, wisatawan juga bisa menikmati aneka kuliner dengan harga terjangkau di sekitar lokasi.
Bagi pencinta seafood, Pantai Baru tetap menjadi destinasi favorit. Deretan warung makan laut di kawasan ini menawarkan pengalaman kuliner yang menjadi daya tarik tersendiri.
Keberagaman inilah yang dinilai menjadi kekuatan utama pariwisata Bantul ke depan. Parangtritis memang masih menjadi ikon, namun pantai-pantai lain hadir sebagai alternatif yang tidak kalah menarik dengan segmentasi wisatawan yang berbeda.
Dengan pengelolaan yang baik dan kolaborasi semua pihak, kawasan pesisir Bantul diyakini mampu terus berkembang dan memberikan pengalaman wisata yang lebih beragam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Jalur pendakian Gunung Raung Banyuwangi ditutup sementara setelah kebakaran sekitar setengah hektare terjadi di kawasan puncak.
Kota Magelang memperkuat program DEKSI untuk menghadapi risiko kesehatan akibat perubahan iklim dengan melibatkan kelurahan dan masyarakat.
Sebanyak 14 SPPG di DIY disuspend, terdiri dari 3 terkait dugaan keracunan MBG dan 11 karena belum memiliki SLHS.
Prabowo meminta karhutla segera dipadamkan sekaligus memastikan masyarakat terlindungi dan orangutan Kalimantan yang terdampak diselamatkan.
APJAPI menilai perubahan aturan bagasi Garuda dari bobot ke jumlah koli berpotensi merugikan penumpang dan tidak sesuai regulasi.