BPD DIY Juara Frontliner Championship 2026, Bidik Dominasi Tahun Depan
BPD DIY meraih tiga prestasi di Frontliner Championship BPDSI 2026. Capaian ini menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas layanan nasabah.
Tebing Breksi - dok Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Destinasi wisata Tebing Breksi mencatat lonjakan kunjungan selama periode libur panjang Hari Lahir Pancasila dan Iduladha 2026. Dalam kurun waktu enam hari, jumlah wisatawan yang datang mencapai 6.723 orang dengan puncak kunjungan terjadi saat akhir pekan.
Tingginya angka kunjungan tersebut menunjukkan Tebing Breksi masih menjadi salah satu tujuan favorit wisata Sleman saat musim liburan. Wisatawan domestik mendominasi kunjungan, sementara jumlah wisatawan mancanegara masih relatif terbatas.
Berdasarkan data pengelola, total kunjungan wisatawan ke Tebing Breksi pada 27 Mei hingga 1 Juni 2026 mencapai 6.723 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.693 orang merupakan wisatawan domestik, sedangkan 30 lainnya merupakan wisatawan mancanegara.
Pengelola Tebing Breksi, Kholik Widiyanto, menjelaskan tren peningkatan kunjungan mulai terlihat sejak Selasa (27/5/2026). Pada hari tersebut tercatat 247 wisatawan berkunjung, terdiri atas 241 wisatawan domestik dan enam wisatawan mancanegara.
Jumlah pengunjung kemudian meningkat pada Rabu (28/5/2026) menjadi 514 orang yang seluruhnya didominasi wisatawan domestik. Meski sempat mengalami penurunan tipis pada Kamis (29/5/2026), angka kunjungan kembali melonjak menjelang akhir pekan.
Pada Kamis, jumlah wisatawan tercatat sebanyak 437 orang yang terdiri atas 433 wisatawan domestik dan empat wisatawan mancanegara.
Akhir Pekan Jadi Puncak Kunjungan
Lonjakan signifikan mulai terjadi pada Jumat (30/5/2026) ketika jumlah wisatawan mencapai 1.847 orang.
Puncak kunjungan wisata Tebing Breksi selama periode libur panjang tercatat pada Sabtu (31/5/2026). Pada hari itu sebanyak 2.853 wisatawan datang berkunjung dan seluruhnya merupakan wisatawan domestik. Angka tersebut menjadi capaian tertinggi selama masa libur Iduladha dan Hari Lahir Pancasila.
Memasuki Minggu (1/6/2026) yang bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, jumlah kunjungan mengalami penurunan menjadi 825 wisatawan.
Meski demikian, jumlah wisatawan mancanegara pada hari tersebut menjadi yang tertinggi selama periode pengamatan, yakni mencapai 18 orang.
Berdasarkan data tersebut, kunjungan pada 30–31 Mei 2026 mencapai 4.700 wisatawan atau sekitar 69,9 persen dari total kunjungan selama periode enam hari.
Wisatawan Domestik Masih Mendominasi
Data pengelola menunjukkan wisatawan domestik masih menjadi penyumbang utama kunjungan ke Tebing Breksi dengan kontribusi sekitar 99,5 persen dari total pengunjung. Sementara itu, jumlah wisatawan mancanegara masih relatif kecil dengan rata-rata kunjungan sekitar lima orang per hari selama periode liburan.
Untuk menyambut musim libur sekolah yang akan datang, pengelola telah menyiapkan sejumlah agenda hiburan guna menarik lebih banyak wisatawan.
“Menyambut libur panjang sekolah, kami akan menggelar pentas seni budaya dan live musik setiap sore,” kata Kholik saat dihubungi, Selasa (9/6/2026).
Menurut dia, penyelenggaraan pentas seni dan pertunjukan musik diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dalam beberapa pekan mendatang.
Selain menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pengelola menjaga eksistensi Tebing Breksi sebagai destinasi wisata berbasis kawasan piroklastik sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi masyarakat sekitar yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada sektor pariwisata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPD DIY meraih tiga prestasi di Frontliner Championship BPDSI 2026. Capaian ini menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas layanan nasabah.
Ahli paru Tjandra Yoga Aditama mengingatkan risiko vape, mulai dari cedera paru-paru hingga gangguan kardiovaskular dan perkembangan otak.
SPPG Banjarharjo II di Muntuk, Dlingo, Bantul, kembali beroperasi sejak 19 Oktober setelah melengkapi kebutuhan tenaga inti.
Pemkab Bantul menyiapkan pemindahan rute jeep wisata dari zona inti ke zona penyangga Gumuk Pasir untuk menjaga kelestarian bentang alam barchan.
Kementerian PKP menargetkan bedah 10.300 rumah tak layak huni di DKI Jakarta pada 2026 untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.
Pemkab Banyumas mendorong insentif komisi dan diskon bagi agen travel untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, termasuk diskon 30% di Baturraden dan Menara Terat