KUHP Baru Kenalkan Pidana Kerja Sosial, Warga Diberi Pemahaman
Penyuluhan hukum di Keparakan mengenalkan pidana kerja sosial dalam KUHP baru sebagai alternatif pemidanaan yang lebih humanis dan restoratif.
Taman Pintar./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA— Menghadapi lonjakan wisatawan selama libur sekolah, Taman Pintar Yogyakarta memilih memperkuat layanan shuttle dari kantong parkir dibanding menghadirkan wahana baru. Langkah ini dilakukan untuk memudahkan akses pengunjung di tengah kebijakan pembatasan parkir bus di kawasan pusat Kota Jogja.
Fokus pelayanan tersebut diarahkan untuk mengantisipasi perubahan pola kedatangan rombongan wisata yang kini harus memarkirkan kendaraan di lokasi yang telah ditetapkan pemerintah. Pengelola berharap sistem antarjemput mampu menjaga kenyamanan sekaligus kelancaran arus wisatawan menuju kawasan Taman Pintar.
Kepala UPT Pengelolaan Taman Pintar, Karmila, mengatakan persiapan menghadapi musim libur sekolah tahun ini lebih menitikberatkan pada peningkatan layanan akses bagi pengunjung daripada penambahan wahana maupun zona baru.
"Untuk liburan tahun ini kami lebih menekankan pada layanan akses pengunjung ke Taman Pintar. Yang paling mendesak saat ini adalah bagaimana melayani pengunjung yang parkirnya cukup jauh karena adanya pembatasan parkir," ujarnya, Senin (29/6/2026).
Menurut Karmila, layanan shuttle diprioritaskan bagi rombongan yang telah melakukan reservasi dan memarkirkan bus di kantong parkir yang telah ditentukan. Petugas Taman Pintar akan menjemput sekaligus mengantar rombongan dari lokasi parkir menuju kawasan wisata edukasi tersebut.
Di sisi lain, kunjungan rombongan sekolah masih terbilang tinggi meski sebagian besar sekolah telah menyelesaikan proses pembelajaran. Dalam dua pekan terakhir, rata-rata terdapat sekitar 10 rombongan sekolah yang datang setiap hari untuk mengikuti kegiatan wisata edukasi di Taman Pintar.
"Banyak sekolah yang sudah selesai ujian tetapi belum menerima rapor, sehingga masih memanfaatkan waktu untuk kegiatan wisata edukasi. Dalam sehari masih ada sekitar 10 rombongan yang datang," kata Karmila.
Sementara itu, jumlah kunjungan wisata keluarga mulai mengalami peningkatan seiring dimulainya masa libur sekolah di berbagai daerah. Pada akhir pekan, jumlah pengunjung Taman Pintar mencapai sekitar 4.500 hingga 5.000 orang per hari, lebih tinggi dibandingkan hari biasa yang berkisar antara 2.500 hingga 3.000 pengunjung setiap hari.
Meski demikian, Karmila menilai puncak kunjungan libur sekolah belum terjadi. Pasalnya, sebagian daerah baru memasuki masa liburan pada pekan ini sehingga jumlah wisatawan diperkirakan masih akan terus bertambah dalam dua minggu mendatang.
"Kami melihat dua hari kemarin belum menjadi puncak liburan. Liburan sekolah di beberapa daerah baru mulai minggu ini, sehingga kami berharap ada peningkatan jumlah pengunjung dalam dua minggu mendatang," ujarnya.
Selain menjadi tujuan wisata edukasi, Taman Pintar juga diperkirakan mendapat dampak positif dari penyelenggaraan berbagai agenda wisata di Yogyakarta selama musim liburan. Kehadiran sejumlah event, seperti Pasar Kangen dan ArtJog, dinilai mampu menarik lebih banyak wisatawan keluarga untuk berkunjung ke Kota Jogja.
"Ada banyak pilihan kegiatan di Jogja saat ini. Wisatawan tidak hanya datang untuk satu destinasi, tetapi juga menikmati berbagai event yang berlangsung bersamaan," kata Karmila.
Dengan meningkatnya mobilitas wisatawan selama libur sekolah, pengelola berharap layanan shuttle dari kantong parkir dapat memperlancar akses menuju Taman Pintar sekaligus mendukung kenyamanan pengunjung selama menikmati berbagai destinasi dan agenda wisata yang berlangsung di Kota Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penyuluhan hukum di Keparakan mengenalkan pidana kerja sosial dalam KUHP baru sebagai alternatif pemidanaan yang lebih humanis dan restoratif.
Jogging Track Lapangan Paseban Bantul telah mencapai progres 90 persen dan ditargetkan rampung akhir Juni sebelum dibuka untuk masyarakat.
Danantara akan membangun 141.000 hunian vertikal di lahan hibah Meikarta seluas 30 hektare untuk mendukung program 3 juta rumah.
Polres Bantul mengungkap penipuan bermodus modal usaha Rp80 juta. Korban kehilangan dua mobil dan BPKB dengan kerugian sekitar Rp100 juta.
Polisi memeriksa kontraktor dan sejumlah saksi untuk mengusut tewasnya bocah 4 tahun yang terjatuh ke lubang proyek di Tebet, Jakarta Selatan.
BMKG menyiapkan operasi modifikasi cuaca pada awal Oktober untuk menjaga pasokan air waduk dan mengantisipasi kekeringan di Pulau Jawa.