Marc Marquez Tegaskan Tak Akan Gunakan Media untuk Serang Lawan
Marc Marquez menegaskan tak akan memakai media untuk menyerang lawan. Ia mengakui eksposur media bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Bendera Israel. Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemulihan sektor pariwisata global pascapandemi Covid-19 menunjukkan wajah yang berbeda di setiap negara. Sejumlah destinasi berhasil mencatat rekor kunjungan baru, sementara negara lain masih berjuang mengejar angka wisatawan yang hilang sejak pandemi melanda dunia pada 2020.
Laporan OECD Tourism Trends and Policies 2026 mengungkap bahwa Israel menjadi negara dengan penurunan jumlah wisatawan internasional paling tajam dibandingkan periode sebelum pandemi.
Berdasarkan perbandingan data kedatangan wisatawan asing tahun 2025 terhadap tahun 2019, jumlah turis yang berkunjung ke Israel tercatat merosot hingga 71 persen.
Penurunan tersebut menjadi yang terburuk di antara seluruh negara yang dipantau Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).
Kemerosotan sektor pariwisata Israel tidak terlepas dari kondisi keamanan yang memburuk setelah pecahnya konflik militer sejak Oktober 2023.
Situasi tersebut membuat banyak wisatawan menunda atau membatalkan perjalanan ke negara tersebut karena pertimbangan keamanan.
Di saat Israel mengalami tekanan besar, kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara justru tampil sebagai motor pertumbuhan baru pariwisata dunia.
Arab Saudi menjadi negara dengan pertumbuhan wisatawan internasional tertinggi di antara negara-negara yang dianalisis OECD.
Jumlah wisatawan asing yang datang ke negara tersebut meningkat 67 persen dibandingkan level sebelum pandemi.
Lonjakan tersebut dinilai sebagai hasil dari strategi Vision 2030 yang dijalankan pemerintah Arab Saudi untuk mengurangi ketergantungan ekonomi terhadap sektor minyak.
Melalui program tersebut, Arab Saudi memperluas akses visa wisata, meningkatkan kapasitas penerbangan internasional, serta menggelontorkan investasi besar untuk pengembangan destinasi hiburan, budaya, dan olahraga.
Kesuksesan Arab Saudi diikuti sejumlah negara lain di kawasan yang sama.
Maroko mencatat pertumbuhan kunjungan wisatawan sebesar 53 persen dibandingkan 2019, sementara Mesir mencatat kenaikan 47 persen.
Data tersebut menunjukkan kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara kini semakin menarik perhatian wisatawan global yang mencari destinasi baru di luar jalur wisata tradisional.
Tren positif juga terlihat di Amerika Selatan.
Brasil mencatat kenaikan wisatawan internasional sebesar 46 persen dibandingkan masa sebelum pandemi. Kolombia menyusul dengan pertumbuhan 45 persen, sedangkan Chile mencatat kenaikan 33 persen.
Di Eropa, pemulihan berlangsung relatif stabil meski tidak secepat kawasan Timur Tengah. Norwegia menjadi negara dengan pertumbuhan tertinggi di kawasan tersebut dengan kenaikan 28 persen. Serbia berada di posisi berikutnya dengan pertumbuhan 27 persen, disusul Denmark sebesar 22 persen. Portugal mencatat kenaikan 20 persen, Spanyol 16 persen, dan Prancis 12 persen dibandingkan tingkat kunjungan sebelum pandemi.
Meski sebagian besar negara Eropa telah pulih, beberapa negara masih menghadapi tantangan. Jerman tercatat masih mengalami penurunan wisatawan sebesar 6 persen dibandingkan 2019. Italia juga belum sepenuhnya pulih dengan penurunan 5 persen. Sementara itu, Irlandia menjadi negara Eropa dengan kinerja terlemah setelah kehilangan 32 persen wisatawan asing dibandingkan periode sebelum pandemi.
Kondisi serupa juga terlihat di Amerika Utara.
Amerika Serikat masih mencatat penurunan jumlah wisatawan internasional sebesar 14 persen, sedangkan Kanada turun 11 persen. Kawasan Asia Pasifik pun belum sepenuhnya kembali ke tingkat kunjungan sebelum pandemi. OECD menilai salah satu penyebabnya adalah pembukaan perbatasan internasional yang relatif lebih lambat dibandingkan kawasan lain.
Thailand masih mencatat jumlah wisatawan asing 17 persen lebih rendah dibandingkan 2019. Selandia Baru mengalami penurunan 9 persen dan Australia turun 6 persen. Indonesia juga belum sepenuhnya pulih.
Jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia masih berada 4 persen di bawah capaian sebelum pandemi. Meski demikian, angka tersebut menunjukkan Indonesia relatif lebih dekat menuju pemulihan penuh dibandingkan sejumlah negara lain di kawasan Asia Pasifik.
Laporan OECD menegaskan bahwa peta pariwisata global telah mengalami perubahan signifikan setelah pandemi. Faktor keamanan, kemudahan regulasi perjalanan, konektivitas penerbangan, serta strategi promosi yang agresif kini menjadi penentu utama keberhasilan sebuah negara dalam menarik wisatawan internasional.
Negara yang mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan perilaku wisatawan terbukti berhasil mencatat pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan negara yang masih menghadapi hambatan keamanan maupun akses perjalanan internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Marc Marquez menegaskan tak akan memakai media untuk menyerang lawan. Ia mengakui eksposur media bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Cek jadwal KSPN dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini pada 29 Oktober 2026, lengkap dengan tarif dan jadwal pulang.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis, 29 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan dari pagi hingga malam untuk kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA 29 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan Jogja–YIA dan sebaliknya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.