Paspor Edisi Trump Laris Manis, AS Tambah Kuota 250.000
Paspor wajah Donald Trump laris manis! AS tambah 250.000 Patriot Passport di 28 kota mulai 8 Agustus. Cek cara dan lokasi pengajuannya.
Salah satu sudut kota Taalin/Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Kebersihan lingkungan dan kualitas pengelolaan sumber daya alam menjadi faktor penting yang menentukan kualitas hidup masyarakat di suatu negara. Untuk mengukur hal tersebut, para peneliti menggunakan Environmental Performance Index (EPI), sebuah indeks global yang menilai kinerja lingkungan berbagai negara berdasarkan puluhan indikator.
Dalam edisi terbaru EPI 2024, Estonia berhasil menempati posisi pertama sebagai negara dengan kinerja lingkungan terbaik di dunia. Negara yang berada di kawasan Baltik, Eropa Utara, itu memperoleh skor 75,7 dan unggul dalam berbagai aspek pengelolaan lingkungan.
EPI sendiri menilai 180 negara menggunakan 58 indikator yang terbagi dalam 11 kategori. Penilaian mencakup kualitas udara, sanitasi, air minum, pengelolaan limbah, perubahan iklim, perlindungan keanekaragaman hayati, pengelolaan hutan, pertanian berkelanjutan, hingga perlindungan sumber daya laut.
Dominasi negara-negara Eropa terlihat jelas dalam daftar 10 besar. Selain Estonia, posisi berikutnya ditempati Luksemburg dengan skor 75,1, disusul Jerman 74,5 dan Finlandia 73,8. Inggris Raya berada di posisi kelima dengan skor 72,6.
Berikut daftar 10 negara dengan skor EPI tertinggi tahun 2024:
Keberhasilan Estonia tidak lepas dari kebijakan lingkungan yang konsisten selama bertahun-tahun. Negara tersebut memperoleh nilai tinggi dalam berbagai indikator perlindungan ekosistem, konservasi habitat, dan perlindungan spesies. Selain itu, Estonia juga dikenal aktif mengembangkan teknologi digital untuk mendukung tata kelola lingkungan yang lebih efisien.
Sementara itu, Luksemburg dan Jerman dinilai berhasil menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Jerman bahkan menjadi salah satu negara yang dikenal memiliki sistem pengelolaan limbah dan pengolahan air yang sangat baik.
Finlandia, Swedia, dan Norwegia juga terus menjadi rujukan dunia dalam pengembangan energi bersih dan kebijakan ramah lingkungan. Negara-negara Nordik tersebut telah lama menempatkan isu keberlanjutan sebagai bagian penting dalam pembangunan nasional mereka.
Yang menarik, tidak ada satu pun negara Asia yang berhasil menembus 10 besar. Fakta ini menunjukkan bahwa kawasan Eropa masih menjadi pemimpin global dalam pengelolaan lingkungan dan pengendalian pencemaran.
Lalu bagaimana posisi Indonesia?
Berdasarkan data EPI 2024, Indonesia berada di peringkat ke-163 dari 180 negara dengan skor sekitar 33,6. Posisi tersebut menunjukkan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam sektor lingkungan hidup.
Sejumlah tantangan yang masih dihadapi Indonesia antara lain pencemaran udara di kawasan perkotaan, pengelolaan sampah yang belum optimal, keterbatasan akses sanitasi di sejumlah daerah, serta persoalan deforestasi dan kerusakan ekosistem.
Padahal Indonesia memiliki modal besar berupa kekayaan hutan tropis dan keanekaragaman hayati yang termasuk terbesar di dunia. Dengan pengelolaan yang tepat, potensi tersebut dapat menjadi kekuatan untuk memperbaiki kinerja lingkungan nasional pada masa mendatang.
Perbaikan peringkat tentu membutuhkan kolaborasi banyak pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat. Penegakan hukum lingkungan yang konsisten, pengurangan emisi, peningkatan pengelolaan sampah, serta perubahan perilaku masyarakat menjadi faktor penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Jika langkah-langkah tersebut dijalankan secara serius, bukan tidak mungkin Indonesia dapat memperbaiki posisinya dalam indeks lingkungan global pada tahun-tahun mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Paspor wajah Donald Trump laris manis! AS tambah 250.000 Patriot Passport di 28 kota mulai 8 Agustus. Cek cara dan lokasi pengajuannya.
iPhone Air 2 bocor: chip A20 Pro 2nm, kamera ultrawide 48 MP, Dynamic Island lebih kecil. Rilis kuartal I 2027. Simak detailnya.
Christopher Nolan sebut AI seperti Kuda Troya kaca, semua bisa lihat bahayanya. Ia juga soroti skeptisisme generasi muda terhadap AI.
Pengalaman menarik dirasakan Joko Sunarno warga Borangan, Manisrenggo, Klaten yang tinggal di Yogyakarta saat mendampingi istrinya sakit.
Biaya makan sering menjadi penyebab anggaran liburan membengkak. Simak enam cara hemat menikmati kuliner saat traveling ke luar negeri tanpa mengorbankan pengal
Kodim 0730/Gunungkidul menyiagakan mobil tangki air untuk membantu penyaluran air bersih di wilayah terdampak kekeringan. BPBD telah menyalurkan 184 tangki air