Satpol PP Solo Sita 34 Botol Miras Tak Berizin Saat Razia Malam
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Mempromosikan potensi-potensi wisata baru, Forum Binangun Kulonprogo (FBKP) gelar susur Gua Kidang Kencana atau Sikidang yang berlokasi di Dusun Sabrang Kidul, Desa Purwosari, Girimulyo.
“Gua ini memiliki potensi wisata menarik. Kegiatan susur gua ini merupakan salah satu rangkaian misi Bela dan Beli Kulonprogo dengan program bedah potensi wisata,” ujar Ketua Pengurus FBKP Bagus Loka, Minggu (15/6/2014).
Bagus mengatakan di wilayah Kulonprogo masih banyak potensi gua yang belum terekspos. Salah satunya Gua Kidang Kencana atau Sikidang. Gua ini sudah lama dikelola sederhana oleh warga sekitar.
“Ke depannya kami ingin gua ini dapat menjadi ikon wisata baru di sisi utara Kulonprogo,” papar Bagus.
Sarijan, warga Dusun Sabrang yang mengaku masih keturunan ketujuh penemu Gua Sikidang mengatakan gua tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh leluhurnya. Diberi nama Sikidang, karena saat leluhurnya menggembala ternaknya selalu muncul kijang atau dalam bahasa Jawa disebut Kidang. Saat dihampiri, hewan tersebut selalu masuk ke dalam gua.
“Setiap dihampiri, kidang itu masuk ke gua. Dari situ lalu diberi nama Sikidang oleh eyang saya,” ujar Sarijan.
Kepala Desa Purwosari Purwito Nugroho menambahkan gua ini dikategorikan sebagai objek wisata minat khusus lantaran kondisi medan di dalam gua yang cukup ekstrem dan cocok bagi para pecinta alam. Gua ini memiliki panjang lorong sekitar 150 meter dan dipenuhi dengan bebatuan stalaktit-stalagmit dan berujung di sungai bawah tanah.
Ada beberapa daya tarik di dalam gua ini. Batu stalaktit di gua ini juga dapat berbunyi saat dipukul dengan batu, bunyinya menyerupai suara kentongan. Salah satu ruang di dalamnya disebut Selangit karena letaknya yang cukup tinggi. Terdapat pula tumpukan batuan stalagmit yang membentuk stupa candi dan disebut Candi Sewu.
“Selain itu ada Ringin Kurung seperti pohon Beringin, Soka Bentet dan Bulus Angrem,” jelas Purwito.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.
DPRD Kota Jogja siapkan Raperda Kota Layak Anak dengan melibatkan polisi untuk menangani kenakalan remaja dan kriminalitas anak.
WNA Brunei tewas di Blok M ternyata sempat menginap bersama pelaku di Jakarta Selatan sebelum penganiayaan maut terjadi.