Kepala BGN Jawab Desakan Hentikan MBG, Fokus Benahi Tata Kelola
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak dapat dihentikan oleh BGN karena merupakan program Presiden Prabowo Subianto.
Menikmati pemandangan di pos empat Gunung Lawu (Januardi/JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, JOGJA-Tertarik mendaki gunung tapi minim pengalaman? Mengapa tak mencoba Gunung Lawu yang dikenal 'bersahabat' bagi pemula?
Gunung yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur ini, memiliki ketinggian 3.265 mdpl. Gunung tertinggi keenam di Pulau Jawa ini memiliki pemandangan yang fantastis. Walaupun termasuk gunung yang hutannya sudah mulai gundul, Gunung Lawu tetap memberikan kepuasan bagi pendaki yang mencapai puncak. Beberapa tanaman khas pegunungan menambah kesan menawan Gunung Lawu, seperti bunga edelweis, yang telah mekar dalam waktu-waktu ini.
Namun bukan keindahannya yang menjadi alasan kenapa pendaki pemula harus memilih Gunung Lawu. Melainkan karena jalur pendakian gunung yang termasuk paling aman dan mudah. Selain itu, Gunung Lawu memiliki banyak pos berupa bangunan beratap, yang bisa digunakan oleh pendaki untuk beristirahat.
Yang paling unik dari gunung ini adalah ada warung yang menjual makanan siap saji di dekat puncak gunung. Orang-orang menyebutnya warung makan Mbok Yem. Dengan adanya warung siap saji ini, para pendaki tidak perlu khawatir kehabisan bekal saat mencapai puncak. Walau begitu, persiapan logistik harus dipastikan tercukupi, karena terkadang warung tersebut tidak selalu buka.
Gunung Lawu memiliki tiga jalur yang sudah dikenal yaitu jalur selatan Cemoro Kandang, jalur barat Cemoro Sewu, dan jalur Candi Cetho. Jalur terakhir adalah jalur yang jarang dipilih oleh pendaki karena treknya yang belum begitu jelas. Hanya beberapa orang yang sudah terbiasa memilih jalur ini. Jalur yang sering dipilih oleh para pendaki adalah dua jalur yaitu Cemoro Kandang dan Cemoro Sewu. Jalur Cemoro Kandang memiliki trek yang lebih panjang (11 kilometer) dibandingkan jalur Cemoro Sewu (7 kilometer).
Sebaiknya pendaki pemula memilih jalur Cemoro Sewu. Selain karena jarak tempuhnya lebih pendek, juga karena trek di jalur ini berupa bebatuan yang sengaja disusun rapi guna petunjuk jalan. Dengan demikian, para pendaki pemula tidak akan tersesat jika mengikuti jalan bebatuan tersebut. Selain itu, batu yang ada membuat trek menjadi tidak licin jika hari hujan. Dalam keadaan normal, pendaki dapat mencapai puncak dalam waktu enam jam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak dapat dihentikan oleh BGN karena merupakan program Presiden Prabowo Subianto.
Pemprov Jawa Timur memberikan pembebasan denda dan keringanan pajak kendaraan bermotor selama 1–31 Agustus 2026. Simak rincian insentifnya.
Harga pangan nasional hari ini, Sabtu 1 Agustus 2026, cabai rawit merah Rp55.800 per kg dan telur ayam ras Rp29.650 per kg.
Maestro seni rupa Nasirun meninggal dunia di RS AMC Muhammadiyah Jogja, Sabtu pagi. Jenazah akan dimakamkan di Makam Seniman Girisapto Imogiri.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian pada Sabtu 1 Agustus 2026 bervariasi. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru.
Kemensos menerjunkan 902 taruna Akademi TNI dan Akpol mendampingi siswa Sekolah Rakyat saat MPLS untuk memperkuat karakter dan disiplin.