KPK Tahan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi Komisi Asuransi Jasindo
KPK menahan empat tersangka baru kasus dugaan korupsi komisi asuransi perkapalan PT Pelni dan PT Jasindo dengan kerugian negara Rp15,6 miliar.
Gardu pandang di sebuah Pohon Cemara menjadi spot favorit para pengunjung untuk berfoto dengan berlatar pemandangan Waduk Sermo dari atas Desa Wisata Kalibiru, Minggu (21/9/2014). (JIBI/Harian Jogja/Holy Kartika N.S)
Harianjogja.com, KULONPROGO–Desa Wisata Kalibiru menjadi primadona baru pariwisata Kulonprogo. Dalam beberapa bulan terakhir tercatat sudah puluhan ribu orang datang ke objek wisata alam hutan lindung itu. Dari Pantauan Harianjogja.com pada akhir pekan lalu objek wisata tersebut dipadati pengunjung dari berbagai daerah.
Pengelola Desa Wisata Kalibiru Sujana mengatakan sejak bulan puasa lalu pengunjung yang datang ke objek wisata tersebut terus mengalami peningkatan.
“Dulu sebelum banyak orang datang kemari, jumlah pengunjung dalam sebulan hanya sekitar 100-an orang. Tapi sekarang, bisa sampai 1.000 orang lebih per hari di akhir pekan. Bulan ini saya per tanggal 16 September jumlah pengunjung yang datang sudah sampai 6.700 orang,” ujar Jono kepada Harianjogja.com, Senin (22/9/2014).
Jono menambahkan kebanyakan pengunjung yang datang adalah para mahasiswa dan pelajar. Bahkan, banyak pula yang datang dari luar kota hingga luar Pulau Jawa. Pengembangan potensi wisata di desa tersebut terus dioptimalkan, tak hanya dari fasilitas tetapi juga pelayanan pengunjung. Di antaranya seperti fasilitas outbound, fasilitas pondokan hingga fasilitas kuliner serta pelayanan jasa lainnya.
Kasi Objek dan Sarana Prasarana Pariwisata Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kulonprogo Kuat Tri Utomo mengungkapkan, Desa Wisata Kalibiru baru saja masuk sepuluh besar desa wisata terbaik tingkat nasional. Desa tersebut memiliki pesona alam yang masih asri karena berada di kawasan hutan lindung di sekitar Waduk Sermo.
Lebih lanjut Kuat mengatakan, jumlah pengunjung yang datang ke objek wisata yang terletak di ketinggian 450 meter dari permukaan laut itu sudah mencapai ribuan orang. Dalam sepekan jumlah pengunjung bisa mencapai lebih dari 1.000 orang.
“Data terakhir yang masuk ke kami, bulan Agustus lalu jumlah pengunjung mencapai hampir 9.000 orang. Sayangnya, akses jalan yang sempit masih menjadi kendala bagi kami dan pengelola,” kata Kuat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menahan empat tersangka baru kasus dugaan korupsi komisi asuransi perkapalan PT Pelni dan PT Jasindo dengan kerugian negara Rp15,6 miliar.
Bansos beras tahap kedua mulai disalurkan 17 Agustus 2026. Kopdes Merah Putih berpeluang menjadi lokasi penyaluran bagi 33,24 juta penerima.
Longsor tebing di Tanjakan Clongop Gunungkidul belum diperbaiki. Warga berharap penanganan dipercepat sebelum musim hujan tiba.
GIIAS 2026 menghadirkan sejumlah mobil baru di bawah Rp200 juta, didominasi kendaraan listrik dengan harga mulai Rp155 juta.
Sebanyak 156 karyawan HS Surya Group berangkat umrah gratis. Kisah pekerja muda hingga pesan haru CEO menjadi sorotan.
PM Thailand Anutin Charnvirakul bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Thailand.