BGN Tutup Dapur MBG Karangturi Usai Siswa SMKN 6 Semarang Keracunan
BGN menghentikan sementara operasional dapur SPPG Karangturi setelah dugaan keracunan MBG di SMKN 6 Semarang masih diselidiki.
Jenang Madu Sirat Bu Hadi makanan tradisional khas Kulonprogo, Jumat (26/9/2014). (JIBI/Harian Jogja/Holy Kartika N.S)
Harianjogja.com, KULONPROGO-Jenang Madu Sirat merupakan salah satu kuliner khas Kulonprogo yang kini tak lagi banyak yang
membuatnya. Jenang berbahan baku gula jawa, parutan kelapa dan tepung ketan itu, saat ini masih terus dilestarikan Hadiwiyono, 68.
Jenang tersebut memiliki ciri yang cukup khas dibandingkan dengan jenang pada umumnya. Tidak seperti Jenang Kudus yang
warnanya cenderung pekat dan lengket. Tekstur jenang madu sirat lebih kering, lembut dan tidak lengket. Rasa parutan kelapa yang
gurih menjadikan cita rasa jenang tersebut tampak khas.
“Jenang ini asli Kulonprogo dan kebanyakan yang membeli orang-orang Kulonprogo. Kebanyakan dibawa untuk oleh-oleh,” ujar Hadi
kepada Harianjogja.com, saat disambangi di rumahnya, Jumat (26/9/2014).
Jenang berlabel Jenang Madu Sirat Bu Hadi tersebut saat ini hanya dipasarkan secara terbatas. Murdono, 47, salah satu penerus
usaha tersebut mengatakan, persaiangan oleh-oleh di DIY kini kiat ketat. Pasalnya, usaha oleh-oleh makanan produksi industri
rumahan kini semakin menajmur.
“Persaingan sekarang sangat ketat, kami juga sekarang tidak produksi terlalu banyak. Sekali produksi hanya sekitar 400 kotak, dan
hanya dipasarkan di rumah dan di pusat oleh-oleh di Ambarketawang saja,” ungkap Murdono.
Variasi produk makanan semakin berkembang. Hal itu membuat keberadaan makanan lokal semakin terdesak dengan hadirnya variasi
makanan yang dijual. Namun, jenang khas Kulonprogo ini tak lantas ditinggal begitu saja oleh para pelanggannya. Masih cukup banyak
pelanggan yang tak pernah absen membeli jenang madu sirat tersebut sebagai buah tangan untuk sanak saudara di kota asal.
“Kebanyakan justru konsumennya dari luar Kulonprogo. Umumnya mereka adalah perantau dari sini, lalu saat pulang selalu membawa
jenang madu untuk oleh-oleh. Malah kami merasa terbantu, karena secara tidak langsung semacam promosi dari mereka,” jelas
Murdono.
Momen Lebaran, lanjut Murdono, permintaan Jenang Madu Sirat selalu meningkat. Selama puasa, dia mengaku produksi jenang
tersebut bisa mencapai 20 hari. Rumah produksi sekaligus kios penjualan jenang madu berada di bangunan sederhana di sebelah
timur Pasar Wates. Meski lokasi produksi dan kios penjualan jenang tersebut berada di tengah perkampungan, namun pelanggan tetap
datang dengan berbagai kendaraan.
“Ramai pembeli dan pesanan waktu Lebaran. Biasanya dibawa meraka yang sedang pulang kampung untuk dijadikan oleh-oleh. Harga
per kotak hanya Rp12.000, isinya rata-rata 18 potong,” imbuh Murdono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN menghentikan sementara operasional dapur SPPG Karangturi setelah dugaan keracunan MBG di SMKN 6 Semarang masih diselidiki.
Forbes memperbarui daftar orang terkaya dunia per 3 Agustus 2026. Elon Musk masih memimpin dengan kekayaan Rp12.416 triliun, diikuti Larry Page dan Jeff Bezos.
Massive Attack mengaku ditahan dan diinterogasi di Singapura setelah mengibarkan bendera Palestina saat konser. Dua anggota juga dicekal masuk kembali.
5 aplikasi Google seperti YouTube, Chrome, Maps, Gmail, dan Google Home disebut paling banyak menguras baterai HP. Simak cara mengatasinya.
Sebanyak 39 pelajar SMA asal Bantul mulai belajar di Sekolah Rakyat Terpadu Kulon Progo. Seleksi dilakukan melalui asesmen kondisi keluarga.
Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe juara Washington Open 2026 usai menang di final. Gelar ini menjadi trofi WTA kedelapan Aldila.