NGAYOGJAZZ 2014 : Brayut Siapkan Kuliner Khas, Legondo

Rima Sekarani
Rima Sekarani Kamis, 13 November 2014 07:40 WIB
NGAYOGJAZZ 2014 : Brayut Siapkan Kuliner Khas, Legondo

JIBI/Desi Suryanto Sejumlah penoton menyaksikan penampilan Aljabar asal Semarang pada Ngayogjazz 2012 di desa wisata Brayut, Pendowoharjo, Sleman, Minggu (18/11/2012) malam. Hujan deras yang mengguyur kawasan itu tak menyurutkan minat para pecinta musik jazz untuk datang dan menikmati musik jazz. Penonton rela menggenakan jas hujan dan payung saat menonton.

Harianjogja.com, SLEMAN-Pengelola Desa Wisata Brayut, Budi Utomo mengungkapkan, pihaknya optimis Ngayogjazz tahun ini tidak akan kalah dari kesuksesan dua tahun silam.

“Menonton Ngayogjazz itu gratis. Dulu hujan deras, tapi pengunjungnya bisa sampai 15.000 orang. Bisa dibayangkan bagaimana kalau besok tidak hujan deras,” ucap Budi di Humas Setda Sleman, Rabu (12/11/2014).

Demi kenyamanan pengunjung, Budi mengatakan, pihaknya tidak akan mengizinkan pedagang luar berjualan di Brayut. Hanya warga setempat yang akan menggelar aneka dagangan kuliner dan suvenir selama Ngayogjazz.

“Dulu ada puluhan pedagang dan hampir tidak ada dagangan yang tersisa,” ujarnya.

Makanan tradisional dan berbahan dasar lokal akan menjadi unggulan dalam sajian kuliner. Namun, menu andalan Brayut tetaplah legondo, kue yang terbuat dari beras ketan dan diisi dengan buah pisang raja.

“Legondo adalah makanan tradisional yang selama ini jadi ikonnya Brayut,” kata Budi menambahkan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online