Berbekal Asian Cadet Junior, Alden Kejar Podium Anggar Internasional
Atlet muda anggar DIY Alden Samuel Mahardita siap mengejar target naik podium ajang anggar internasional.
Festival Kopi Budi Luhur 2018./JIBI-Ist-Budi Luhur Coffee Festival
Harianjogja.com, JAKARTA—Menjadi rangkaian dari peringatan ulang tahun ke-39, Yayasan Budi Luhur Cakti yang menaungi Universitas Budi Luhur dan Akademi Sekretari Budi Luhur, menggelar Budi Luhur Coffee Festival 2018.
Acara digelar selama dua hari di Universitas Budi Luhur pada Minggu (22/4/2018) dan Senin (23/4/2018). Dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Jumat (27/4/2018), festival digelar untuk ikut melestarikan kopi nusantara.
“Tujuan acara tentu saja untuk mendukung, memajukan dan mengenalkan kopi Indonesia ke masyarakat luas. Diharapkan masyarakat luas bisa ikut melestarikan kopi nusantara demi meningkatkan perekonomian sekaligus menambah daya tarik wisata,” ungkap Rektor Universitas Budi Luhur, Profesor Didik Sulistyanto.
Ketua panitia acara, Yusron, menuturkan festival kopi mèrupakan bagian dari kepedulian Universitas Budi Luhur terhadap kekayaan bumi Nusantara, terutama kopi. Universitas Budi Luhur mengharapkan munculnya kesadaran sekaligus kebanggaan terhadap kekayaan alam Nusantara.
Anggi Dita dari Komunitas Kopi Nusantara menambahkan pada acara Budi Luhur Coffee Festival, hadir penggiat kopi dari berbagai daerah, mulai dari petani, roastery, coffeeshop serta industri ikutannya. Ada seminar dan workshop yang diikuti masyarakat secara gratis untuk mendapatkan ilmu tentang kopi. Ada pula kopi gratis, lomba membuat kopi serta pertunjukkan musik di agenda itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.