6 Penyelam Basarnas Cari Korban di Dalam KM Virgo Transport 8
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Khanom Bueang, kue tradisional Thailang/ist-Youtube
Harianjogja.com, JAKARTA—Thailand punya segudang kuliner terkenal yang menjadi jujugan turis untuk mencicipinya jika sedang piknik ke sana. Tak hanya Tom Yam dan Mango Sticky Rice, ada kudapan lain yang tak kalah tenar, yaitu Khanom Bueang.
Khanom, yang artinya kue, dan Bueang, nama kue itu sendiri, terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan adonan asli Thailand bernama phundeng yang memiliki isian manis atau asin.
Cara membuatnya sederhana saja. Tepung beras dicairkan dengan air dan phundeng, kemudian dituangkan di atas wajan datar, seperti membuat kulit risol, setelah itu olesi semacam krim manis, lalu diisi aneka isian, seperti kelapa dan putih telur yang sudah diracik. Terakhir, dilipat.
“Kue ini hanya ada di beberapa pasar tradisional Thailand, tidak di pinggir jalan. Karena ini kue tradisional,” kata Deviana, Marketing Officer Tourism Authority of Thailand, di Jakarta, belum lama ini.
Menurutnya, beberapa makanan khas Thailand sudah dikenal masyarakat Indonesia. Khanom Bueang disebutnya akan kian memperkaya referensi jajanan khas Negeri Gajah Putih di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.