BLT Kesra Rp900 Ribu Belum Cair? Ini Penyebab dan Cara Cek
BLT Kesra tahap 3 Rp900.000 belum masuk rekening? Simak penyebab, syarat pencairan, dan cara cek status penerima melalui Cek Bansos.
Kawasan Wisata Baturraden, Kabuapten Banyumas, Jawa Tengah/ist-jatengprov.go.id
Harianjogja.com, Banyumas—Kawasan Wisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah kini punya alternatif baru bagi para wisatawan, yaitu Caping Park. Destinasi ini khusus ditujukan bagi anak-anak.
"Kami sebenarnya lebih menawarkan wisata edukasi bagi anak-anak, yakni mengenalkan mereka dengan kelinci, kambing, unggas, dan sapi," kata General Manager Caping Park Prayitno di Banyumas, belum lama ini. Caping Park resmi beroperasi pada awal Juni 2018.
Menurut dia, anak-anak dapat mempelajari cara perawatan binatang-binatang tersebut seperti cara merawat kelinci yang terdiri atas berbagai jenis di antaranya fuzzy lop dan flemish giant.
Selain wisata edukasi, Caping Park" yang berlokasi di Desa Kebumen, Kecamatan Baturrraden, juga menawarkan keindahan alam yang dapat dinikmati dari berbagai sisi terutama bagi wisatawan yang gemar berswafoto dengan latar belakang kota Purwokerto, hamparan sawah, dan sebagainya termasuk menikmati menyaksikan matahari terbit (sunrise) maupun terbenam (sunset).
"Di sini ada 12 spot untuk berswafoto, salah satunya jembatan kaca, kemungkinan yang pertama ada di Jawa Tengah. Kami menggunakan tempered glass impor untuk membangun jembatan kaca," katanya.
Ia mengatakan setiap lembar kaca tempered berukuran 2x2,5 meter itu mampu menahan beban sampai satu ton sehingga aman bagi wisatawan yang hendak berswafoto di atas jembatan.
Terkait dengan pemilihan nama untuk destinasi wisata baru tersebut, Prayitno mengatakan caping merupakan peneduh atau tudung kepala yang berbentuk kerucut dan terbuat dari anyaman bambu.
"Caping memiliki filosofi yang di atas harus bisa mengayomi yang di bawah agar semua menjadi kuat. Oleh karena itu, caping menjadi ikon destinasi wisata ini," jelasnya.
Luas lahan Caping Park sebenarnya mencapai 47 hektare namun yang telah dibuka dan dikembangkan untuk wisata baru seluas 10 hektare. Lahan seluas 10 hektare itu terbagi atas 5 hektare untuk Caping Park dan 5 hektare untuk agrowisata.
Harga tiket masuk Rp20.000 untuk hari biasa dan Rp25.000 pada akhir pekan atau hari libur (2018). Salah seorang pengunjung, Anggraeni mengaku penasaran terhadap jembatan kaca yang ditawarkan oleh Caping Park.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BLT Kesra tahap 3 Rp900.000 belum masuk rekening? Simak penyebab, syarat pencairan, dan cara cek status penerima melalui Cek Bansos.
Kesehatan ginjal anak perlu dijaga sejak dini. Simak tujuh cara merawat ginjal anak untuk membantu mencegah masalah kesehatan di kemudian hari.
Prakiraan cuaca Jogja Minggu 4 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 33°C, sementara Kulon Progo cerah.
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal sebagai calon legenda sepak bola setelah Spanyol menang 3-1 atas Republik Ceko.
Indonesia menyampaikan sikap soal excess capacity, kerja paksa, dan MFN dalam Pertemuan Menteri Perdagangan G20 di Amerika Serikat.
Sebanyak 580 atlet dari Jawa Tengah dan DIY mengikuti kejuaraan pencak silat di Temanggung untuk pembinaan dan penjaringan bibit unggul.