Masuk Bursa Gubernur BI, Purbaya Ikuti Keputusan Presiden Prabowo
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Sayur Parung/ist-JIBI-Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, TANJUNG - Berkunjung ke Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan belum lengkap jika tidak mencicipi makanan khas Bumi Saraba Kawa ini.
Biasanya orang lebih mengenal masakan paliat sebagai salah satu kuliner khas Tabalong termasuk buah langsatnya (sejenis duku) yang dikenal sangat manis.
Namun, untuk sayur parung mungkin banyak yang belum mengenalnya, padahal memiliki kelezatan dan sensasi tersendiri karena menggunakan buah cempedak mentah.
Sayur parung sebenarnya makanan pelengkap berupa sayuran berkuah santan mirip sayur nangka dan dikonsumsi masyarakat Tabalong sebagai hidangan makan siang.
Bahan yang digunakan berupa cempedak mentah dan biasanya dipilih buah muda karena rasanya lebih manis. Buah cempedak sendiri memiliki bentuk dan rasa seperti nangka.

Keunikan dari Sayur Parung terletak pada proses pengolahannya yakni memanggang terlebih dahulu cempedak muda di atas bara.
Penjual sayur parung di Kecamatan Kelua, Ipit, mengatakan buah cempedak muda dipanggang hingga seluruh bagian kulit gosong atau berwarna hitam.
"Buah cempedak dipanggang tanpa dikupas jadi biarkan kulitnya gosong," jelas Ipit.
Nah, cara pengolahannya memang beda dengan sayur nangka begitu pula bumbu yang digunakan. Pengolahan sayur khas Tabalong ini bumbunya lebih simpel, karena hanya menggunakan irisan bawang merah, air campuran terasi dan garam.
Irisan bawang merah dan campuran air terasi cukup dimasukkan ke santan yang telah dimasak plus garam serta bumbu penyedap.

Selanjutnya, kupas buah cempedak yang telah dipanggang dan potong kecil - kecil sebelum dicampurkan ke kuah santan.
Cukup dengan mengaduk rata campuran potongan buah cempedak dan santan sebelum dihidangkan. Seperti sayur pada umumnya menikmati kuliner khas Tabalong ini lebih pas dengan ikan bakar plus terasi.
Karena menggunakan bahan cempedek sayur parung pun banyak dijumpai di sejumlah rumah makan jika sedang musim buah dari famili Moraceae ini.
Rasa gurih kuah santan dipadu potongan cempedak yang empuk menjadikan sayur parung cukup menggugah selera.
"Saat ini belum banyak buah cempedak jadi tidak tiap hari menjual sayur parung," ungkap Ipit.
Dengan harga Rp10 ribu per mangkok sayur parung olahannya jadi rebutan para pembeli karena saat ini jarang dijual.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia/Antara
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Port FC bermain imbang 2-2 melawan Persija Jakarta di Grup B Piala Presiden 2026 dan tetap bertahan di puncak klasemen sementara.
Jembatan Dodogan-Pokoh di Bantul mulai diperbaiki setelah putus akibat banjir bandang. Proyek senilai Rp1,9 miliar ditargetkan selesai Desember 2026.
DJP mencatat piutang pajak tak tertagih Rp47,4 triliun pada 2025. Sebanyak Rp35 triliun berstatus macet dan mayoritas berusia di atas lima tahun.
Simak rekomendasi AI terbaik untuk bisnis, mulai ChatGPT, Claude, Copilot, Perplexity AI hingga Jasper AI sesuai kebutuhan kerja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan strategi bertahap mengatasi monyet ekor panjang yang merusak lahan pertanian, termasuk menggandeng UGM.