IKN Teken KPBU Rp2,629 Triliun untuk Bangun 8 Tower ASN
Otorita IKN menandatangani KPBU Rp2,629 triliun untuk membangun delapan tower hunian ASN. Konstruksi dimulai Februari 2027.
Desa Houtouwan di China/Okezone
Harianjogja.com, SHANGHAI—Desa Houtouwan di China tadinya adalah sebuah desa nelayan. Setelah ditinggalkan seluruh penduduknya, seluruh bangunan di desa ini menjadi hijau karena tanaman merambat. Dari kejauhan seperti berlumut.
Letaknya sekira 40 mil atau setara dengan 64,3 kilometer dari Shanghai. Seperti dilansir dari laman Atlas Obscura, Houtouwan adalah desa yang semula aktif dihuni oleh sekitar 2.000 orang nelayan beserta keluarganya.
Hingga kemudian pada awal 1990an, ketika dataran teluk kecil semakin bertambah padat, penduduk pun harus berimigrasi. Sebagian besar nelayan dan keluarganya itu berimigrasi dari ke daratan lainnya untuk mencari pekerjaan lain dan kehidupan yang lebih baik.
Tidak hanya itu saja, alasan lainnya pun karena mereka ingin pola kehidupan yang lebih umum, yaitu di desa kecil lain di China. Secara perlahan saat hampir setiap rumah ditinggalkan dan hanya sedikit saja rumah yang ditempati hingga akhirnya pun dibiarkan kosong.
Masih dalam sumber yang sama, selama dua dekade terakhir, tanaman merambat mengambil alih, menutupi hampir semua bagian rumah dan dinding. Dedaunan tumbuh semakin lebat hingga ada beberapa rumah yang seperti terselimuti tanaman merambat itu.
Rumah-rumah yang kosong tidak berpenghuni dan beberapa berisi perabotan atau furnitur akhirnya membusuk, merapuh, hingga desa pun nampak seperti desa angker. Tanaman liar merambat mengambil alih ruang-ruang, hingga hampir seluruh kawasan berwarna hijau sejauh mata memandang.
Desa Houtouwan yang ditinggalkan karena terlalu padat itu kemudian jadi destinasi wisata yang unik karena berselimut tanaman merambat.
Mantan penduduk Houtouwan menunjukkan pada pengunjung lanskap yang subur serba hijau, mereka juga menjual air minum, yang jadi satu-satunya yang ditawarkan pada pelancong yang mengunjungi pulau itu. Pemandangan desa yang seluruhnya hijau ini menjadikannya objek yang menakjubkan dan surga bagi fotografer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Otorita IKN menandatangani KPBU Rp2,629 triliun untuk membangun delapan tower hunian ASN. Konstruksi dimulai Februari 2027.
Jadwal KSPN Jogja ke Obelix Sea View dan Pantai Drini, Senin 19 Oktober 2026. Cek jam keberangkatan dan tarif mulai Rp12.000.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Senin 19 Oktober 2026 tersedia untuk lima tujuan. Simak jam keberangkatan dan tarif bus Rp80.000 per penumpang.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 19 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA 19 Oktober 2026 mencakup layanan reguler dan Xpress. Simak waktu keberangkatan dari Jogja dan Bandara YIA.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 19 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap dan waktu tiba di Stasiun Jogja.