Prabowo Sebut Banyak Menteri Masuk Rumah Sakit karena Kerja Keras
Prabowo Subianto menyebut banyak menteri dan kepala badan masuk rumah sakit akibat bekerja keras mengejar target pemerintah.
Sajian Es Doger di depan Balai Yasa Jogja/Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, JOGJA—Suhu panas Kota Jogja akhir-akhir ini barangkali membuat Anda menginginkan minuman dingin yang menyegarkan. Di antara berbagai jenis minuman es di kota ini, ada satu minuman lokal yang cukup terkenal yaitu es doger di depan Kantor Balai Yasa, Jalan Kusbini No1 Jogja.
Ada dua penjual es doger di tempat ini. Di sebelah barat, kedai es doger milik Candra berdiri lebih dulu. Ia mulai menjual es doger sejak tahun 2000. Saudaranya, Firman, kemudian mengikuti jejaknya. Ia mulai membuka lapak di sebelah timur sejak empat tahun lalu.
Senada dengan asal mula nama es doger yang berasal dari istilah dorong gerobak, kedua pemilik kedai ini sama-sama menggunakan gerobak untuk berjualan. Alih-alih mendorong gerobaknya berkeliling, Candra dan Firman berjualan dengan cara menetap di bawah rimbunnya pohon di seberang Kantor Balai Yasa.
Para penjual es doger ini umumnya mulai melayani pembeli sejak pukul 09.00 WIB. Memasuki waktu makan siang hingga sore hari, kawasan ini akan ramai dikunjungi oleh pembeli. Indah, salah seorang karyawan di kedai es doger milik Candra menuturkan bahwa kebanyakan pembeli di kedainya berasal dari kalangan anak muda. “Biasanya anak kuliahan ngumpul makan di sini,” ujarnya belum lama ini.
Hal itu turut dibenarkan oleh Firman. Ketika memasuki masa-masa ramai pengunjung, ia bisa menjual sekitar 200 gelas es doger dalam satu harinya. “Ramainya itu kalau anak kuliahan pada pulang,” kata dia.
.jpg)
Es doger di sini memiliki banyak isian yang tersusun dalam gelas kaca besar. Mulai dari jeli agar-agar hijau, potongan alpukat, sagu mutiara berwarna merah, ketan hitam, roti tawar, kemudian susunan itu diberi es serut dan disiram santan kental.
Terakhir, segelas es doger ini diberi topping susu cokelat. Susunan isian berwarna-warni itu menjadi menarik dan mengundang selera. Meski ramai pengunjung, kedua warung es doger ini tidak akan membiarkan pembelinya untuk menunggu terlalu lama.
Di masing-masing gerobak, sudah disiapkan sekitar dua puluh gelas dengan isian separuh jadi. Sehingga, ketika pembeli memesan, penjaga warung akan segera menuangkan es serut, santan, serta susu kental manis di atasnya.
Untuk satu gelas es doger, Anda cukup membayar dengan selembar Rp10.000. Meski bisa dibeli dengan cara dibungkus, namun kenikmatan es doger ini tentunya akan lebih terasa jika dinikmati langsung di bawah teduhnya pohon-pohon besar.
Jika Anda berniat mencobanya, silakan mengarahkan kendaraan Anda ke Jalan Kusbini atau lebih dikenal dengan samping Bengkel Kereta Api. Namun, jangan datang pada malam hari. Sebab, es doger di sini hanya tersedia hingga pukul 17.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prabowo Subianto menyebut banyak menteri dan kepala badan masuk rumah sakit akibat bekerja keras mengejar target pemerintah.
Piala Dunia 2030 terancam boikot negara-negara Eropa setelah UEFA mengecam rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise untuk mengelola hak komersial turnamen
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah mengalahkan wakil Taiwan Sheng-Ming Lin/Sung Yi-Hsuan 21-16,
PSS Sleman memastikan mayoritas pemain dalam kondisi fit jelang Super League 2026/2027. Hanif Sjahbandi segera kembali ke Sleman setelah menjalani pemulihan ced
Prahdiska Bagas Shujiwo dan Thalita Ramadhani Wiryawan sukses melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah menyingkirkan lawan masing-masing di Taipei Aren