Pemutihan Denda PBB Klaten 2026, Bayar Pokok Saja hingga 31 Desember
Pemkab Klaten hapus denda PBB 2020-2025. Warga cukup bayar pokok pajak hingga 31 Desember 2026.
Es Buah PK Jogja/Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, JOGJA—Tak hanya kuliner berupa makanan, sajian minuman es di Jogja juga banyak yang melegenda. Mereka hadir di tengah-tengah cuaca kota yang panas, namun tetap menyajikan kesederhanaan yang konsisten. Salah satunya ialah Es Buah PK.
Terletak di area trotoar Jalan Pakuningratan, Jetis, Jogja melatarbelakangi warung ini menggunakan nama PK dari singkatan Pakuningratan. Menurut Warso, salah seorang karyawan sekaligus adik dari pemilik kedai, warung kaki lima ini telah berdiri pada 1973 sejak dirintis oleh Karmiyo, kakaknya.
Meski tergolong kuliner kaki lima, tetapi cita rasa Es Buah PK setara sajian di resto bintang lima. Es buah seharga Rp8.000 ini tersaji dalam mangkuk standar bakso. Meski disuguhkan di mangkuk, tetapi pemilik kedai bersikeras menyebut dagangannya sebagai es buah, alih-alih sup buah.
Berbeda dengan es buah pada umumnya, Es Buah PK konsisten menggunakan buah-buah lokal yang didominasi rasa manis dan asam. Bahkan, minuman es ini menggunakan jenis buah yang jarang dijumpai pada sajian es buah manapun, yaitu buah sawo.
Irisan buah berwarna cokelat ini berpadu dengan manisnya buah nangka, cincau hitam, serutan kelapa muda, serta asam-segarnya buah nanas. Isian ini kemudian ditutup dengan es serut yang menggunung, kemudian disiram dengan sirup merah buatan sendiri. Tak lupa, Es Buah PK diberi topping susu cokelat.
“Khasnya PK itu memang ada sawonya. Buahnya manis, banyak yang suka,” tutur Warso saat ditemui Harian Jogja di sela-sela kegiatannya menjual es buah belum lama ini.
Selain menjual es buah, kedai ini juga menjual bakso daging sapi. Meski begitu, menu Es Buah PK telanjur lebih dulu melekat ke warung ini. Setelah bertahun-tahun lamanya pun, kedai ini tetap ramai meskipun antar pembeli saling berhimpitan di meja maupun di lesehan. Warung yang memanjang dari ujung Jalan Pakuningratan ke arah timur ini selalu dipenuhi pengunjung, terutama pada saat jam makan siang. Tak jarang, pembeli memesan es buah dan bakso sekaligus untuk disantap di tempat. Keadaan ini seringkali membuat beberapa pembeli harus antre tempat duduk. Sebab, pengunjung pasti akan mengambil jeda waktu setelah menuntaskan semangkuk bakso yang panas untuk kemudian menyeruput es serut dingin yang akhirnya lumer. Saking ramainya, dalam sehari saja Karmiyo beserta kelima karyawannya dapat menjual sekitar 200 mangkuk es buah.
Bagi Anda yang ingin menikmati semangkuk Es Buah PK, disarankan untuk datang selain pada jam makan siang. Sebab, pada waktu tersebut adalah puncak keramaian kedai ini. Warung ini buka setiap hari mulai pukul 10.00 – 18.00 WIB.
Es Buah PK kini sudah memiliki dua kedai cabang lain, yaitu di Jalan Kyai Mojo, Tegalrejo, Jogja serta di Jalan Godean, Sidokarto, Godean. Warso menyebutkan es buah yang dijualnya sudah dinikmati oleh beragam kalangan. “Siapapun boleh beli, bisa beli, dan pernah beli,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Klaten hapus denda PBB 2020-2025. Warga cukup bayar pokok pajak hingga 31 Desember 2026.
Pendaki Gunung Muria di Kudus jatuh ke jurang sedalam 40 meter di jalur Argopiloso dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Korlantas Polri siaga 24 jam selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan.
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.
Gereja Katedral Jakarta menggelar empat sesi misa Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya amankan 860 tempat ibadah.